Breaking News:

Ambon Hari Ini

Aksi Tolak Rapid Test di Unpatti Ambon Berhasil, Pengumuman di Pujasera Disambut Gembira Mahasiswa

Berbekal poster dan pengeras suara, Koordinator aksi, Rizky Derlen mengumumkan hasil pertemuan dan unjuk rasa yang dilakukan di depan Fakultas Kedokte

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Pengumuman hasil akhir demostrasi tolak biaya Rapid Tes di Pujasera, Unpatti Ambon, Kamis (24/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Aksi unjuk rasa mahasiswa terkait biaya rapid test di depan Gedung Fakultas Kedokteran Unpatti mendapat respon positif dari dekan Fakultas kedokteran Unpatti, dr. Bertha, J. Que, Kamis, (24/6/2021) siang.

Mahasiswa yang menamai dirinya Aliansi mahasiswa pemerhati Unpatti itu mendapatkan persetujuan atas tuntutan untuk meniadakan Rapid test bagi mahasiswa baru tahun jaran 2021 leawt jalur mandiri.

Hal itu langsung disampaikan ditengah ramainya pujasera di kampus orang basudara tersebut.

Berbekal poster dan pengeras suara, Koordinator aksi, Rizky Derlen mengumumkan hasil pertemuan dan unjuk rasa yang dilakukan di depan Fakultas Kedokteran Unpatti.

“Kepada kawan-kawan mahasiswa baru, setelah kami melakukan aksi unjuk rasa hari ini, bagi teman-teman yang menempuh jalur mandiri, Rapid test sudah ditiadakan dan digantikan dengan surat keterangan kesehatan biasa,” teriak derlen di Pujasera kampus orang basudara itu.

Sontak pengumuman itu pun mendapat sambutan riuh tepuk tangan para mahasiswa yang ada di Pujasera tersebut.

Dalam aksinya, massa menuntut agar biaya rapid test yang dilakukan di Fakultas kedokteran Unpatti, tidak dilebih-lebihkan.

Baca juga: 5 Lowongan Kerja di Ambon Terbaru Akhir Juni 2021, dari Kurir hingga Sales

Baca juga: Dekan Kedokteran Unpatti Akhirnya Meniadakan Rapid Test untuk Jalur Mandiri

Pasalnya, sesuai aturan yang dikeluarkan oleh pihak Universitas, biaya Rapid Test yang dikenakan hanya Rp. 200 ribu saja.

Namun, Mahasiswa Baru dimintai Rp. 250 ribu hingga Rp. 300 ribu ketika sampai di Fakultas kedokteran

Sebelumnya, Derlen dan kawan-kawan telah 5 kali melakukan demonstrasi serupa yang berlokasi di pujasera tersebut.

Namun baru mendapat respon baik pada aksi unjuk rasa yang dilakukan kali ini. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved