Minggu, 10 Mei 2026

Gempa Bumi

Pagi Ini, Tiga Gempa Susulan Tercatat Guncang Maluku Tengah

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat tiga gempa mengguncang Maluku Tengah, (17/6/2021) pagi ini.

Tayang:
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Grafis Tribunnews.com/Juna Putuhena
Ilustrasi gempa. 

TRIBUNAMBON.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat tiga gempa mengguncang Maluku Tengah, (17/6/2021) pagi ini.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari akun facebook @infoBMKGMaluku, gempa bumi pertama bermagnitudo 3,3 terjadi pada pukul 00.39 WIT

Lokasinya berada di titik koordinat 2,69 LS - 130,11 BT.

Baca juga: Pasca Gempa, Air Laut Sempat Surut di Tehoru-Maluku Tengah

Baca juga: Gempa Magnitudo 6,1 Melanda Maluku Tengah, Dirasakan Kuat Beberapa Detik

Pusat gempa berada di laut, 41 kilometer Kobisonta, Maluku Tengah dan 63 kilometer Bula, Seram Bagian Timur.

Selanjutnya, pada pukul 05.35 WIT, gempa magnitudo 3,3 terjadi di titik koordinat 2,68 LS-129,61 BT.

Tepatnya di 20 kilometer Timur laut Wahai dan 43 kilometer Kobisonta, Maluku Tengah.

Gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa di laut ini tak berpotensi tsunami.

Gempa ketiga, magnitudo 3,0 terjadi pada pukul 07.10 WIT.

Lokasi gempa berada di titik koordinat 3,5 LS-129,39 BT.

Tepatnya di 18 kilometer Tehoru dan 55 kilometer Masohi.

Gempa di kedalaman 14 kilometer itu tidak berpotensi tsunami.

Seperti diberitakan, gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 6,1 guncang Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (16/6/2021).

Masyarakat merasakan guncangan kuat selama satu sampai lima detik. 

Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lokasi gempa berada di 3.39 Lintang Selatan dan 129.56 Bujur Timur. Sementara pusat gempa berada di darat, tepatnya 7 km Timur Tehoru dan 58 km Baratdaya Kobisonta, Maluku Tengah.

Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa dengan kedalaman 10 km ini tidak berpotensi tsunami. 

BMKG juga mencatat intensitas kegempaan dengan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) yang menunjukkan

Tehoru, Masohi, Bula, Kairatu III MMI dan Kota Ambon II MMI.

Dalam laman websitenya BMKG menjelaskan, IV MMI dapat diartikan getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi.

III MMI artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Sementara II MMI artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga berita ini dirilis, belum ada laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma terkait korban maupun kerugian materil dampak gempabumi tersebut.

Namun petugas masih terus melakukan pemantauan dan siap siaga jika terjadi gempa susulan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved