Breaking News:

Global

Benjamin Netanyahu Siap-siap Akan Kehilangan Kekuasaan Atas Israel

Pemerintahan baru, sebuah koalisi partai yang belum pernah terjadi sebelumnya, telah mendominasi suara dengan selisih tipis.

Editor: Adjeng Hatalea
(GALI TIBBON/POOL/EPA-EFE)
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan pidato terkait langkah-langkah yang akan ditempuh Israel dalam memerangi virus corona. Pidato bertempat di Yerusalem, Sabtu (14/3/2020). 

TEL AVIV, TRIBUNAMBON - Parlemen Israel diperkirakan menyetujui pembentukan pemerintahan baru untuk mengakhiri 12 tahun pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Pemerintahan baru, sebuah koalisi partai yang belum pernah terjadi sebelumnya, telah mendominasi suara dengan selisih tipis.

Koalisi partai itu akan mengakhiri lebih dari 2 tahun kelumpuhan politik negara, di mana 3 kali pemilu tidak menghasilkan perubahan.

Melansir BBC pada Minggu (13/6/2021), nasionalis sayap kanan Naftali Bennett siap untuk merebut posisi Perdana Menteri dengan kesepakatan berbagai kekuasaan bersama seorang pemimpin sentris.

Di bawah perjanjian koalisi, Bennett, yang mengepalai Partai Yamina, akan menjabat hingga September 2023.

Kemudian, ia akan menyerahkan kepemipinan kepada Yair Lapid, pemimpin Yesh Atid untuk 2 tahun lagi.

Netanyahu, pemimpin terlama Israel, yang telah mendominasi politik selama bertahun-tahun, akan tetap menjadi kepala partai sayap kanan, Likud, dan menjadi pemimpin oposisi.

Dia sejauh ini terus mencerca melawan pemerintahan baru, menyebutnya sebagai "koalisi penipu dan berbahaya". Ia juga telah bersumpah untuk "menggulingkannya dengan cepat".

Sementara itu, persidangan Netanyahu atas tuduhan suap, penipuan dan pelanggaran kepercayaan, masih terus berlanjut, meski ia telah beberapa kali membantahnya.

Oposisi terhadap Netanyahu yang tetap berkuasa telah tumbuh, tidak hanya di antara sayap kiri dan tengah. Namun, juga di antara partai-partai sayap kanan yang biasanya secara ideologis bersekutu dengan Likud, seperti Yamina.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved