Breaking News:

Berita Viral

Viral Bupati Alor NTT Marah dan Usir 2 Staf Kemensos, Kini Sudah Minta Maaf

Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo, meminta maaf kepada Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, usai video dirinya memarahi dua staf

Kolase
Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur ( NTT) Amon Djobo, meminta maaf kepada Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini. 

TRIBUNAMBON.COM -  Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur ( NTT) Amon Djobo, meminta maaf kepada Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini.

Hal ini dilakukan usai video dirinya memarahi dua staf Kemensos viral di media sosial.

Diberitakan sebelumnya, dalam video tersebut, Amon terlihat marah-marah karena bantuan yang disalurkan oleh Kemensos.

Amon Djobo juga mengusir staf Kemensos agar segera meninggalkan Kabupaten Alor.

Ia juga menyinggung nama Risma sebagai Menteri Sosial. 

Sebuah video berdurasi 3 menit 9 detik yang berisi Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Amon Djobo marah terhadap Menteri Sosial Tri Rismaharini, beredar di grup media sosial.
Sebuah video berdurasi 3 menit 9 detik yang berisi Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Amon Djobo marah terhadap Menteri Sosial Tri Rismaharini, beredar di grup media sosial. (Kolase (POS KUPANG/OBY LEWANMERU) dan (YouTube Tribun Timur))

Setelah peristiwa tersebut, dirinya lalu menyampaikan permohonan maaf pada Risma.

"Ibu Menteri saya mohon maaf apabila sikap dan tutur kata saya salah," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Kamis (3/6/2021).

"Itulah kita ini satu di Jakarta, satu di provinsi, satu di kabupaten, kadang-kadang ada silang pendapat," jelasnya.

Bupati Alor ini juga mengaku membanggakan Risma saat menjadi Wali Kota Surabaya.

Baca juga: Simak Cara Penuhi Kebutuhan Nutrisi pada Anak

Baca juga: Viral Pria Bakar Sate di Knalpot Lamborghini, Kini Harus Lakukan Perbaikan Rp 1 Miliar, Ini Sebabnya

Baca juga: Roy Suryo Bantah Tudingan Tabrak Lari Lucky Alamsyah, Ini Alasannya

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Lansia Rendah, Epidemiolog Sarankan 5 Langkah Ini

"Tetapi saya juga harus meminta maaf pada tokoh nasional."

Halaman
123
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved