Maluku Terkini
Dukung Gus Ami Maju Sebagai Capres 2024, PKB Maluku Pasang Baliho di 1000 Titik Lokasi
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku mendukung pencalonan Muhaimin Iskandar sebagai Capres 2024 mendatang.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku mendukung pencalonan Muhaimin Iskandar sebagai Capres 2024 mendatang.
Untuk itu, mereka menargetkan gerakan Pemasangan Atribut Gus AMI capres 2024 di sejumlah titik.
Demikan disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Maluku, Basri Damis kepada TribunAmbon.com, Senin (31/5/2021).
"Kita telah menginisiasi gerakan Pemasangan Atribut Gus AMI capres 2024 di 1.000 titik," ujarnya.
Baca juga: Demokrat Pecat Anggota DPRD Maluku Wellem Wattimena yang Terjerat Narkoba, Penggantinya Sudah Ada
Baca juga: Trotoar City of Music Kembali Makan Korban, Kepala Patiasina Dapat Tiga Jahitan
Dia menyebut, baliho akan dipasang di lokasi-lokasi strategis, termasuk seluruh kantor DPC, DPAC dan ranting se-Desa Maluku.
Dikatakan, pemasangan baliho dilakukan agar Gus Ami lebih dikenal publik sebagai calon Presiden.
"Sikap Gus Ami maju sebagai Capres masih belum banyak diketahui publik," ucap Basri.
Nama Gus AMI sapaan akrab Wakil Ketua DPR RI itu sekarang Polling pendahuluan kandidat calon presiden (capres) yang dilakukan Jaringan Informasi Rakyat (Jari Rakyat).
Terdapat 14 nama yang diikutsertakan dalam poling tersebut, seperti Abdul Muhaimin Iskandar, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Airlangga Hartarto, Anies Baswedan, Budi Gunawan, Erick Thohir, Ganjar Pranowo, Moeldoko, Puan Maharani, Prabowo Subianto, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Tito Karnavian, dan Tri Rismaharini.
Dari 14 nama yang masuk poling pendahuluan capres 2024, ada empat nama elite nasional yang bersaing ketat.
Mereka adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar 15,9 persen, Ketua Umum Partai Demokrat AHY 29,2 persen, Gubernur DKI JAkarta Anies Baswedan 17,9 persen, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 19,5 persen.
Selebihnya, Airlangga Hartarto (0 persen), Budi Gunawan (1,5 persen), Erick Thohir (2,6 persen), Moeldoko (0 persen), Puan Maharani (1,5 persen), Prabowo Subianto (9,7 persen), Ridwan Kamil (5,6 persen), Sandiaga Uno (3,6 persen), Tito Karnavian (4,1 persen), dan Tri Risma Harini (2,1 persen). (*)