Breaking News:

Ambon Hari Ini

Seminggu Pasca Lebaran, Harga Tomat dan Cabai Rawit di Pasar Mardika Anjlok

Harga komoditas tomat dan cabai rawit di Pasar Mardika, Kota Ambon mengalami penurunan.

Adjeng Hatalea
Lapak komoditas tomat dan cabai rawit di Pasar Mardika, Kota Ambon, Minggu (23/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Seminggu pasca lebaran Idul Fitri 1442 H, harga komoditas tomat dan cabai rawit di Pasar Mardika, Kota Ambon mengalami penurunan.

La Rizal, seorang pedagang di Pasar Mardika mengaku, harga kedua komoditas itu anjlok sejak dua atau tiga hari yang lalu.

Lapak komoditas tomat dan cabai rawit di Pasar Mardika, Kota Ambon, Minggu (23/5/2021).
Lapak komoditas tomat dan cabai rawit di Pasar Mardika, Kota Ambon, Minggu (23/5/2021). (Adjeng Hatalea)

Menurutnya, menjelang lebaran, tomat masih berada di harga Rp. 25 hingga Rp. 26 ribu per kilo gramnya.

“Waktu mau lebaran itu, harga bagus. Tapi, satu minggu setelah lebaran itu sudah turun lagi,” aku Rizal kepada TribunAmbon.com di lapak jualanannya, Pasar Mardika, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: 1049 Orang Ikut Vaksin Massal di Lapmer, Pelupessy; Lebih Efektif Ketimbang Menunggu di Puskesmas

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap II Baru Capai 50 Persen, Pelupessy; Sisanya Kita Kejar Lagi

Pantauan TribunAmbon.com di lapangan, harga tomat turun hingga menyentuh Rp. 20 ribu.

Sementara untuk komoditi cabai rawit, terjadi penurunan sebanyak Rp. 2 ribu.

Dimana sebelumnya dihargai Rp.10 ribu per cupa, kini hanya Rp. 8 ribu per cupa.

Turunnya kedua jenis tanaman ini, kata Rizal, dipicu adanya pasokan melimpah di Pasar Mardika.

“Barang (red, tomat dan cili) banyak, jadi jual murah),” ucap Rizal.

Biasanya, lanjut Rizal, jika pasokannya melimpah dan tidak sebanding dengan daya beli, maka baik tomat maupun cabai rawit akan tertinggal dan hampir membusuk.

Alhasil, dia harus memisahkan yang masih layak untuk diperdagangkan, sementara yang telah membusuk terpaksa harus dibuang.

“Kalau busuk karena banyak stok dan tidak laku, ya langsung saya buang. Supaya tidak bikin yang lain ikutan busuk juga,” sambungnya.

Rizal menyebut, beberapa daerah yang biasanya memasok komoditi tomat dan cabai rawit ke Pasar Mardika.

Di antaranya, Namlea dan Pulau Seram.
Bahkan, untuk cabe rawit, ada juga yang dipasok dari Bau-bau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. (*)

Penulis: Adjeng Hatalea
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved