Vaksinasi Covid 19

1049 Orang Ikut Vaksin Massal di Lapmer, Pelupessy; Lebih Efektif Ketimbang Menunggu di Puskesmas

Angka itu disebutkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy berdasarkan data yang dihimpun pihaknya per 22 Mei 2021.

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Salama Picalouhata
Adjeng Hatalea
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy saat diwawancarai di Tribun Lapangan Merdeka, Jalan Slamet Riyadi, Sirimau, Kota Ambon, Minggu (23/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM  - Memasuki hari keempat pelaksanaan vaksinasi massal di Tribun Lapangan Merdeka, Jalan Slamet Riyadi, Sirimau, Kota Ambon, sebanyak 1.049 orang yang telah divaksin.

Angka itu disebutkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy berdasarkan data yang dihimpun pihaknya per 22 Mei 2021.

Wendy mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal jauh lebih efektif dibandingkan dengan menunggu calon penerima vaksin untuk berkunjung ke pusat-pusat kesehatan di Kota Ambon.

“Vaksinasi massal ini jauh lebih efektif ketimbang harus menunggu di Puskesmas saja,” ucap Wendy kepada wartawan di lokasi vaksinasi, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Pasar Transit Paso Sepi, La Acim Ajak Istri Jualan Mantel di Galunggung

Baca juga: Warga Maluku Masih Bisa Daftar Jadi Agen46 BNI, Ini Keuntungan yang Didapatkan Per Transaksi

Menurutnya, dengan menggelar vaksinasi massal, masyarakat yang tergolong dalam kelompok tertentu bisa dengan mudah mendatangi lokasi pelaksanaan.

Hal ini juga, kata dia, menguntungkan bagi pihaknya dalam menjaga kualitas dosis vaksin yang ada.

“Karena kita terkendala di ketika membuka satu vial yang multi dus, itu minimal sembilan hingga 10 orang baru kita bisa melakukan penyuntikan kepada masyarakat. Nah, itu yang menjadi kendala. Tapi, dengan vaksinasi massal, lebih banyak orang yang kita vaksinasi dan lebih cepat kita membuka vial vaksin itu,” terang dia.

Wendy menyebutkan, dari seribuan orang yang divaksin pada vaksinasi massal itu, lebih banyak didominasi oleh para pelaku usaha di Kota Ambon.

“Yang banyak itu pelaku usaha, kemudian pedagang dari toko-toko, restoran juga, dan kemarin itu ada tukang ojek online yang datang hampir 100 orang,” sebutnya.

Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com di lapangan, peserta calon penerima vaksin yang berkunjung tak sebanyak di hari pertama hingga hari ketiga dilaksanakannya vaksinasi massal itu.

Hingga pukul 12.45 WIT, baru 52 orang yang mendaftar dan mengantri hingga tahap penerimaan vaksin.

Angka ini diprediksikan akan terus bertambah hingga pelayanan dihentikan pada pukul 16.00 WIT.

“Mungkin karena hari ini libur juga, jadi tidak terlalu banyak yang datang. Tapi, tetap kami melaksanakan vaksinasi massal ini meski libur. Memang anak-anak (nakes) capek, tapi kita tetap laksanakan,” lanjutnya.

Adapun vaksinasi covid-19 tahap kedua itu dilaksanakan secara massal selama 13 hari, terhitung sejak 1 hingga 31 Mei 2021.

Wendy berharap, vaksinasi tahap kedua itu bisa diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah direncanakan. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved