Breaking News:

Vaksinasi Massal

Disebut Aman, Vaksin Astrazeneca Beda Nomor Produksi Tetap Digunakan di Ambon

Dinas Kesehatan Kota Ambon akan tetap melanjutkan penggunaan vaksin tersebut dengan nomor batch yang berbeda.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/Helmy
AMBON - Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy saat memberikan keterangan kepada Wartawan di Balai Kota Ambon Kamis, (4/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menghentikan sementara penggunaan vaksin covid-19 Astrazeneca dengan nomor batch CTMAV547.

Namun, Dinas Kesehatan Kota Ambon akan tetap melanjutkan penggunaan vaksin tersebut dengan nomor batch yang berbeda.

“Untuk di Kota Ambon, kita punya itu Astrazeneca dengan nomor batch yang berbeda, kita punya itu CTMAV541 yang kemarin ditarik untuk diteliti lagi serilitas CMAV547,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Drg. Wendy Pelupessy kepada wartawan di Tribun Lapangan Merdeka Kota Ambon, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Ketua DPRD Tanimbar Dituding Otoriter Viral di Media Sosial, Ketua; Satu Tuduh Satu

Baca juga: Sempat Lihat Orang Ditendang dan Hampir Jatuh di JMP, Natalia Minta Polisi Patroli Setiap Malam

Dia menjelaskan, vaksin Astrazeneca memiliki nomor batch atau nomor produksi. Katanya, apabila satu bermasalah tak semua ikut bermasalah.

“Jadi ketika ada masalah di satu nomor produksi itu tidak semuanya bermasalah. Kita punya 541 yang dipastikan aman dan sudah disampaikan oleh Pemerintah diluar nomor batch 547 itu aman untuk digunakan,” jelasnya.

Lanjutnya, nomor batch dibuat agar ketika ada masalah bisa dengan cepat untuk diteliti kembali.

“Oleh karena itu, dibuat nomor batch sehingga ada hal-hal yang dicurigai kemudian diteliti lagi untuk tingkat oksisitas dan serilitasnya itu berarti hanya di nomor batch itu saja,” lanjutnya.

Dia menambahkan, nomor batch yang sedang diteliti lagi digunakan diluar Maluku seperti Kota Manado.

“Nomor batch yang ada kemarin dilihat lagi sterilitas dan oksisitasnya CTMAV547 itu yang di Manado dan beberapa daerah lainnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sejauh ini sudah 15ribu vaksin Astrazeneca yang telah dipakai dari total 25ribu dosis di Kota Ambon.

“Kita sudah vaksin kurang lebih 15 ribu yang kita gunakan vaksin Astrazeneca di Kota Ambon, dari 25 ribu dosis yang diberikan untuk Kota Ambon 541,” tambahnya.

Pelupessy menegaskan, Pemerintah dan BPOM telah menjamin keamanan vaksin itu sehingga masyarakat tak perlu takut untuk divaksin.

"Untuk Kota Ambon yang kita gunakan adalah vaksin astrazeneca dengan nomor batch CTMAV541 yang disampaikan oleh Pemerintah dan POM bahwa aman untuk dugunakan, jadi masyarakat tidak perlu ragu-ragu,” tegasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved