Tarif Parkir di Ambon
Tarif Parkir Naik, Warga; Ekonomi Belum Stabil Kok Malah Naik
Kebijakan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menaikkan tarif parkir kendaraan roda dua dari Rp.2 ribu jadi Rp.3 ribu di sejumlah lokasi dikeluhkan
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kebijakan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menaikkan tarif parkir kendaraan roda dua dari Rp.2 ribu jadi Rp.3 ribu di sejumlah lokasi dikeluhkan warga.
Pasalnya, masyarakat Kota Ambon menilai kondisi ekonomi yang belum stabil menjadi alasan penolakan mereka.
Baca juga: Mulai Pekan Ini, Tarif Parkir Motor di Kota Ambon Bakal Naik dari Rp. 2000 Jadi Rp. 3000
"Waktunya kurang tepat, ekonomi kita ini belum stabil," kata Firman, seorang pengendara roda dua kepada TribunAmbon.com, Selasa (18/5/2021).
Selain itu, lanjut dia, dari segi pelayanan juru parkir di Ambon dinilai masih jauh dari kata bagus.
Sebab, juru parkir di beberapa lokasi sering muncul tiba-tiba saat orang mau keluar dan juga jarang memberikan karcis.
Serupa dengan hal itu, Dessy, seorang ibu rumah tangga juga tidak setuju dengan kenaikan tarif parkir ini.
Baca juga: Tarif Parkir Naik, Toisuta Sebut Louhenapessy Belum Berhasil Jadi Wali Kota
Bukan tanpa alasan, menurutnya, para ibu saat berbelanja biasanya akan mengunjungi lebih dari satu tempat perbelanjaan.
"Kalau empat tempat kita singgahi, dikali Rp. 3 ribu itu sudah Rp. 12 ribu hanya untuk parkir saja," ucapnya
Ia menilai, kebijakan ini justru menambah beban bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Baca juga: Tarif Parkir Kendaraan di Kota Ambon Akan Dihitung Per Jam
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota menerbitkan peraturan Wali Kota (Perwali) Ambon Nomor 16 Tahun 2021 Tentang Retribusi Parkir.
Dalam aturan itu, biaya parkir di lima zona strategis mengalami peningkatan dan akan dihitung per jam.