Selasa, 14 April 2026

Global

Distribusi Bantuan Covid-19 di India Dicurigai Ditahan Pemerintah

Ventilator, obat-obatan, dan peralatan oksigen mulai berdatangan di India, dari negara-negara termasuk Inggris, AS, pada awal pekan lalu.

Editor: Adjeng Hatalea
(AP PHOTO/Rajanish Kakade)
Foto pada 23 April 2021 menunjukkan tim medis membawa pasien setelah kebakaran di Rumah Sakit Covid-19 Vijay Vallabh di Virar, dekat Mumbai, India. Saat ini, India berjibaku melawan gelombang kedua virus corona yang begitu cepat penularannya. 

"Sepertinya orang-orang tidak pada tahu (distribusinya ke mana). Saya sudah mencoba dua atau tiga tempat dan tidak bisa menemukannya," tambahnya, "Masih belum jelas."

Beberapa kelompok non-pemerintah yang terlibat dalam menanggapi krisis juga mengatakan bahwa mereka frustrasi karena kurangnya informasi distribusi bantuan.

"Saya kira tidak ada yang tahu ke mana arah bantuan itu," kata Pankaj Anand, direktur program dan advokasi Oxfam India, kepada BBC. "Tidak ada yang bisa dilacak di situs web mana pun, dapat memberi Anda jawaban," ungkapnya.

Dugaan tidak adanya informasi tentang upaya penyaluran bantuan menimbulkan pertanyaan, bahkan di negara-negara donor asing, tentang ke manakah bantuan itu disalurkan.

Pada Jumat (7/5/2021), masalah tersebut diangkat pada jumpa pers Departemen Luar Negeri AS, ketika seorang reporter menuntut "pertanggungjawaban atas uang pembayar pajak AS" yang dikirim ke India, dan ditanya apakah pemerintah AS sedang melacak keberadaan bantuan medis tersebut.

"Yakinlah bahwa Amerika Serikat berkomitmen untuk memastikan bahwa mitra kami di India menangani krisis ini," kata juru bicara departemen luar negeri menanggapi.

BBC bertanya kepada Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan (FCDO) Inggris apakah mereka mengetahui di mana bantuan negara, termasuk pengiriman lebih dari 1.000 ventilator yang telah didistribusikan.

FCDO mengatakan "Inggris telah bekerja sama dengan Palang Merah India dan Pemerintah India untuk memastikan penyaluran peralatan medis dari Inggris seefisien mungkin".

Proses distribusi dan keputusan tentang di mana dukungan yang diberikan oleh Inggris akan disebarkan itu menjadi tanggung jawab bagi Pemerintah India," ucapnya. Politisi oposisi di India juga menyerukan kepada pemerintah untuk merilis lebih banyak informasi tentang bagaimana upaya bantuannya berjalan.

"Kami meminta dan menuntut pemerintah...Bagikan kepada setiap orang India: Dari mana bantuan ini berasal, dan kemana bantuan itu pergi?" kata Pawan Khera, juru bicara partai oposisi Kongres. "Anda berhutang (tanggung jawab) kepada publik," tandasnya.

(Kompas.com / Shintaloka Pradita Sicca)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved