Minggu, 19 April 2026

Maluku Terkini

Tak Punya Cukup Dana, Ance Nahumury Bikin Tanaman Hidroponik dari Pelepah Sagu

Ance Nahumury mengenalkan bercocok tanam dengan media air atau hidroponik menggunakan pelepah sagu atau gaba-gaba.

Tanita Pattiasina
Yayasan Buku Voor Aboru membuat proyek hidroponik menggunakan gaba-gaba di Dusun Salele, Negeri Aboru, Kabupaten Maluku Tengah. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Ance Nahumury mengenalkan bercocok tanam dengan media air atau hidroponik menggunakan pelepah sagu atau gaba-gaba.

Penggunaan gaba-gaba sebagai wadah pengganti dikarenakan bahan tersebut banyak didapat dari alam sekitar, di Dusun Salele, Negeri Aboru, Kabupaten Maluku Tengah.

Ance juga menggunakan gaba-gaba lantaran tak memiliki dana yang cukup.

“Cuma karena langkah awal kita belum ada dana kita pakai gaba-gaba yang ada di lingkungan sekitar dulu untuk uji coba,” kata Nahumury kepada wartawan TribunAmbon.com, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: Mudik Tak Dilarang Bupati Maluku Tengah, Pemudik Wajib Bawa Hasil Rapid Tes

Baca juga: Maluku FC Optimis Jadi Pemenang Liga III, Saidna; Yakin 99%, Sisanya Faktor X

Dia menjelaskan, ini menjadi projek percobaan, jika berhasil maka akan informasikan kepada warga lainnya.

“Jadi program ini untuk masyarakat Aboru untuk mau membangun ekonomi masyarakat Aboru,” jelasnya.

Hidroponik dengan gaba-gaba sendiri baru ditanami 7 Maret 2021 lalu di area seluas 12 meter persegi.

“Ini buat karena sendiri jadi sekitar 2 minggu baru sendiri, kendala tidak ada,” lanjutnya.

“Total ada 400 sekian anakan, karena gaba-gaba yang digunakan sepanjang 1,5 meter,” ungkapnya.

Dia menambahkan, perawatan pun tak susah hanya perlu menyiramnya setiap pagi dan sore, juga pengecekan mesin pompa.

“Disiram pagi sama sore, langkah awal paling bagus sekali perkembangan sampai dua minggu hampir kecewa lagi, tapi namanya juga masih uji coba. Jadi kita lihat perkembangannya dulu,” tambahnya.

Sejauh ini, kata Nahumury, model bertanam yang dia lakukan mulai menjadi perhatian warga sekitar.

“Ini sebagai contoh untuk masyarakat Negeri supaya dong bisa lihat tapi banyak orang sudah banyak tanya, bagaimana cara buatnya, bagaimana cara tanamanya, bapak sudah jelaskan,” jelasnya.

Dia berharap, proyek ini berhasil sehingga jadi percontohan, baik warga Aboru maupun warga di desa lainnya, mengingat gaba-gaba mudah didapat.

"Kan dapat menambah tingkat pendapat warga," (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved