Breaking News:

Kuti Kata Maluku

Kuti kata; Muka Seng Bisa Ganti, Mar Kalakuang Bisa

Di sisi lain ungkapan itu mengajari kita supaya "sadar diri" agar tidak mudah menghakimi orang lain, sehingga "jang manyampor orang pung hal"

Sumber: Pdt. Elifas Tomix Maspaitella
Jaga kebersihan (Anak SMTPI Jemaat GPM Grahwaen, Buru Selatan 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ada satu ungkapan dalam pengajaran orangtotua yaitu "biking apapa tuh kaca diri dolo" (=mau melakukan sesuatu berkacalah pada diri sendiri terlebih dahulu). Ajaran ini positif karena menitikberatkan pada keteladanan diri.

Setiap orang harus menjaga tutur lakunya agar bisa jadi contoh yang baik.

Di sisi lain ungkapan itu mengajari kita supaya "sadar diri" agar tidak mudah menghakimi orang lain, sehingga "jang manyampor orang pung hal" atau "Jang tamaso/taroso di orang pung kaluar" (=jangan suka mencampuri urusan orang lain).

Baiknya "urus diri sandiri" (=memperhatikan diri masing-masing) dan "laeng mangarti laeng" (=saling pengertian).

Baca juga: Ketua Sinode GPM Ajak Jemaat Doakan Korban Banjir Bandang di NTT

Baca juga: Masyarakat di Maluku Bebas Mudik Pakai Armada Ferry

"Kaca diri" artinya ada standard nilai hidup yang harus diperhatikan dan "jang biking apapa di luar atorang" (=jangan melanggar aturan).

Ungkapan ini lebih menjurus pada nilai etik yang mengatur perilaku tiap pribadi sebagai "tapisang" (=filter) agar terus diresapi.

Jadi bila kita hendak menilai orang lain, harus lebih dahulu menilai diri sendiri.

"Kaca diri" itu sama dengan "tau diri" (=sadari diri sendiri) sebab "orang bae tuh kasih contoh bae" (=orang baik sumber kebaikan). (*)

#Elifas Tomix Maspaitella (Eltom)

Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved