Global
Bujet Militer Dunia Kembali Meningkat Meski Covid-19 Mewabah
Peneliti dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) menyatakan, bujet pertahanan meningkat 2,6 persen sepanjang 2020.
Namun, kebijakan terebut, paparnya, tidak akan ditemui di masa virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 mewabah. Sampai saat ini, dua negara dengan anggaran militer terbesar adalah Amerika Serikat (AS) dan China.
"Negeri Uncle Sam" menghabiskan 39 persen dari total pengeluaran pertahanan dunia. Sementara Beijing 13 persen.
Da Silva menyoroti, Chile meningkatkan anggarannya 26 tahun berturut-turut dan terjadi di tengah kenaikan ekonominya.
AS juga meningkatkan belanja militernya selam tiga tahun terakhir, setelah tujuh tahun sebelumnya melakukan pengurangan. Alexandra Marksteiner, peneliti SIPRI lain mengatakan AS menambah uang di pertahanan demi menangkal ancaman Chile dan Rusia.
Da Silva, bagaimana pun, mencatat dia tidak melihat pemerintahan Joe Biden akan mengurangi belanja senjata.
(Kompas.com / Ardi Priyatno Utomo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1442021-tentara-ukraina.jpg)