Sabtu, 6 Juni 2026

Global

Bujet Militer Dunia Kembali Meningkat Meski Covid-19 Mewabah

Peneliti dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) menyatakan, bujet pertahanan meningkat 2,6 persen sepanjang 2020.

Tayang:
Editor: Adjeng Hatalea
(AFP via The Sun)
Dua tentara Ukraina berjaga dengan tank mereka di perbatasan dengan Rusia. Ketegangan makin meningkat karena pasukan Rusia makin mendekat di perbatasan, yang dikhawatirkan bisa memicu perang. 

Namun, kebijakan terebut, paparnya, tidak akan ditemui di masa virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 mewabah. Sampai saat ini, dua negara dengan anggaran militer terbesar adalah Amerika Serikat (AS) dan China.

"Negeri Uncle Sam" menghabiskan 39 persen dari total pengeluaran pertahanan dunia. Sementara Beijing 13 persen.

Da Silva menyoroti, Chile meningkatkan anggarannya 26 tahun berturut-turut dan terjadi di tengah kenaikan ekonominya.

AS juga meningkatkan belanja militernya selam tiga tahun terakhir, setelah tujuh tahun sebelumnya melakukan pengurangan. Alexandra Marksteiner, peneliti SIPRI lain mengatakan AS menambah uang di pertahanan demi menangkal ancaman Chile dan Rusia.

Da Silva, bagaimana pun, mencatat dia tidak melihat pemerintahan Joe Biden akan mengurangi belanja senjata.

(Kompas.com / Ardi Priyatno Utomo)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved