Breaking News:

Peredaran Narkoba di Ambon

Oknum ASN di Ambon Tersangka Kasus Narkoba, Pemecatan Menunggu Putusan Pengadilan

Keduanya, yakni IR, petugas penjaga tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Ambon dan MC yang ditugaskan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) K

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Kakanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku akhirnya menetapkan dua oknum sipir di lingkup Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku sebagai tersangka yang terlibat jaringan peredaran narkotika antar provinsi.

Keduanya, yakni IR, petugas penjaga tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Ambon dan MC yang ditugaskan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon.

Menanggapi penetapan status hukum keduanya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku, Andi Nurka memastikan mereka akan dipecat.

Namun keputusan itu baru akan diambil menunggu hasil sidang kasus peredaran narkoba dari balik jeruji Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Ambon itu.

“Kan masih proses hukum, Tunggu putusan pengadilan dulu pak,” kata Nurka kepada TribunAmbon.com, Rabu (14/4/2021) siang.

Paska keterlibatan dua oknum sipir dalam jaringan narkoba, Kemenkumham Maluku langsung merutinkan tes urin kepada para pegawai di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Ambon dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Ambon.

Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada pegawai yang menyalahgunakan narkoba, terlebih lagi terlibat dalam peredaran barang haram itu.

Selain itu juga dilakukan pembinaan, termasuk menggandeng BNN dan kepolisian untuk melakukan penggeledahan agar dapat mengidentifikasi hal-hal yang berkaitan dengan jaringan narkoba diluar sana.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) berhasil menangkap warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Ambon, dikawasan Waiheru, Kota Ambon, Senin (5/4/2021) siang.
Pelaku yang diduga kuat mengkoordinir peredaran narkoba jenis sabu di Rutan dan sejumlah wilayah Maluku ini berinisial RB.

RB kemudian menyebut dua nama oknum sipir yang ikut membantunya, yakni IR dan MC.
Mereka kini telah ditahan di Markas BNNP Maluku. (*)

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved