Breaking News:

Pasir Emas Pulau Seram

Bupati Khawatir Warga Tak Lagi Makan Ikan Laut, Minta Pempus Segera Tutup Tambang Emas Tamilouw

Dia mengaku, pihaknya tidak memiliki kewenangan menghentikan aktivitas penambangan di pesisir pantai desa tersebut.

Lukman Mukaddar
Masyarakat tetap melakukan aktifitas pendulangan emas di Desa Tamilouw, Maluku Tengah, Sabtu (27/3/2021). 

Laporan TribunAmbon.com, Salama Picalouhata

TRIBUNAMBON.COM - Bupati Kabupaten Maluku Tengah, Tuasikal Abua meminta pemerintah pusat segera menutup tambang emas di Pantai Pohon Batu, Desa Tamilow, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.

Dia mengaku, pihaknya tidak memiliki kewenangan menghentikan aktivitas penambangan di pesisir pantai desa tersebut.

"Kami selalu menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan penambangan. Tapi kami punya keterbatasan kewenangan, karena kewenangan itu ada di pemerintah pusat," ujar Tuasikal melalui telepon, Rabu (7/4/2021).

Lanjutnya, pemerintah pusat punya kewenangan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Karena kewenangan itu ada di pemerintah pusat, maka harus mengambil langkah tegas untuk melakukan tindakan sesuai kewenangan yang ada di undang-undang," kata dia.

Terlebih aktivitas penggalian emas itu berpotensi merusak lingkungan di kawasan tersebut.

Dia khawatir, lama-kelamaan dibiarkan aktivitas penambangan itu menggunakan merkuri dan zat kimia lainnya.

"Jadinya, kita tidak bisa makan ikan lagi karena laut tercemar. Laut Banda dan Laut Seram bisa tercemar meskipun kecil," ungkapnya.

Dia mengatakan, pihaknya hanya bisa berusaha semampunya dengan menghimbau tidak menggunakan peralatan tambang juga bahan kimia.

"Kami tidak dapat berbuat banyak menertibkan lokasi tambang yang didatangi ribuan warga yang mencoba peruntungan mendapatkan butiran emas,"ujar dia.

Diketahui, Informasi temuan butiran logam mulia ini sudah beredar sejak Jumat (19/3/2021).

Namun, baru heboh pada Minggu (21/3/2021), setelah seorang warga kembali menemukan butiran logam berwarna keemasan di lokasi yang sama. (*)

Penulis: Salama Picalouhata
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved