Breaking News:

WNA Palsukan Identitas

Palsukan Identitas, WNA Asal Belanda Terancam Pidana Penjara Selama 6 Tahun

Dia telah ditahan Kepolisian Resort Kota (Polresta) Ambon dan Pulau-Pulau Lease atas dugaan pemalsuan identitas.

Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/Fandi
AMBON: Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Armand Armada Yoga Surya saat menunjukan data penyintasan WNA asal Belanda, George David, Selasa (6/4/2021). 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda bakal berhadapan dengan hukum di Indonesia.

Kepolisian Resort Kota (Polresta) Ambon dan Pulau-Pulau Lease telah menetapkan George David sebagai tersangka atas tindak pemalsuan dokumen kependudukan.

Dia telah ditahan Kepolisian Resort Kota (Polresta) Ambon dan Pulau-Pulau Lease atas dugaan pemalsuan identitas.

David terbukti melanggar Pasal 94 Undang-Undang RI. No. 24 tahun 2013 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan dan atau Pasal 266 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan melalui gelar perkara maka yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka dan ditahan pada tanggal 24 Maret 2021," ujar Kasubag Humas, Ipda Izack Leatemia kepada TribunAmbon.com, Selasa (6/4/2021) kemarin siang.

Atas tindakan tersebut, David terancam penjara paling lama enam tahun kurungan penjara.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Armand Armada Yoga Surya menyatakan Keimigrasian belum dapat memastikan George David menyalahi aturan keimigrasian atau tidak.

Pasalnya, Imigrasi Ambon belum mengetahui izin keimigrasian apa yang dimiliki David.

“Kita belum tau dia pemegang izin apa. Kita hanya tau data penyintasan dia di Indonesia,” ujarnya.

Lanjutnya dijelaskan, keimigrasian baru akan mengambil tindakan setelah proses hukum telah selesai ditangan kepolisian hingga pengadilan nantinya.

“Jika persoalan sudah selesai, baru kita akan ambil tindakan, berupa deportasi,” jelasnya.

Dari data imigrasi, diketahui David telah masuk Indonesia sejak tahun 2013 dan hingga kini belum pernah melakukan perpanjangan visa di Kantor Keimigrasian. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved