Breaking News:

Ambon Hari Ini

Pemilik 91 Paket Ganja Dituntut 10 Tahun Penjara Dan Denda 1 Miliar

Dia terbukti sah dan meyakinkan bersalah menjual dan menyerahkan narkotika golongan 1 sebagaimana diatur dan diancam diancam pidana dalam pasal 114.

Freepik
Ilustrasi Ladang Ganja 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Terdakwa penyalahgunaan narkoba, Buce Laulauw dituntut hukuman penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp 1 Miliar subsider 6 bulan penjara.

Hal tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Augustinus Isabella saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Selasa (6/4/2021).

“Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun dengan dikurangi selama terdakwa dalam tanah sementara dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar 1 miliar subsider enam bulan,” kata JPU.

Baca juga: Polisi Pengguna Narkoba Akan Direhabilitasi dan Pembinaan Hingga Pemberhentian Tak Hormat

Baca juga: Narapidana Kasus Narkoba Duduki Peringkat Pertama di Maluku

Selain itu, JPU juga meminta agar barang bukti berupa 91 paket ganja seberat 103,52 gram serta linting ganja yang dicampur dengan tembakau agar disita untuk dimusnahkan.

“Barang bukti yang diajukan dalam persidangan ini telah disita secara sah menurut hukum karena itu dapat digunakan untuk memperkuat pembuktian majelis hakim telah memperlihatkan barang tersebut kepada terdakwa dan saks- saksi yang bersangkutan dan membenarkan,” ujar JPU.

JPU menyatakan, terdakwa terbukti sah dan meyakinkan bersalah menjual dan menyerahkan narkotika golongan 1 sebagaimana diatur dan diancam diancam pidana dalam pasal 114 ayat 1 undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Mendengar tuntutan JPU, terdakwa melalui penasehat hukumnya Herbert Dadiara menyatakan tuntutan tersebut terlalu berat.

"Kami akan mengajukan pembelaan," ujar Herbert usai sidang.

Penangkapan terdakwa bermula dari ditangkapnya Clive Patty (terdakwa dalam berkas terpisah) yang membawa 11 paket narkotika yang dibeli dari terdakwa seharga Rp 700 ribu, 21 November 2020 sekitar pukul 18.00 WIT.

Dia pun tertangkap, setelah polisi meminta Clive menghubungi terdakwa dengan alasan mau memesan tiga paket ganja. (*)

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved