Breaking News:

Ambon Hari Ini

Menjelang Sidi dan Paskah, Harga Cabai Rawit di Ambon Tembus Rp 150 ribu Perkilo

Kenaikan terjadi sudah dua hari terakhir. mereka pun terpaksa mengurangi takaran untuk penjualan eceran seharga Rp 5 ribu per takaran.

Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
Komoditas cabai rawit. Kontributor TribunAmbon.com, Fandy 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

Ambon, TribunAmbon.com – Harga cabai rawit di pasaran Kota Ambon melonjak naik hingga seharga Rp 150 ribu perkilo. Padahal pekan kemarin, kenaikan baru mencapai Rp 100 ribu perkilo.

Menurut para pedagang, kenaikan mendadak itu lantaran menjelang hari besar keagamaan, yakni peneguhan sidi dan paskah atau hari kebangkitan Jesus Kristus yang jatuh pada 4 April mendatang.

“Sekarang sudah Rp 150 ribu perkilo untuk cabai rawit,” ujar Hairul, salah satu pedagang di Pasar Mardika, Sabtu (27/3/2021) siang.

Kenaikan terjadi sudah dua hari terakhir. mereka pun terpaksa mengurangi takaran untuk penjualan eceran seharga Rp 5 ribu per takaran.

“Harga tetap Rp 5 ribu, namun takaran dikurangi,” katanya.

Selain cabai rawit, cabai keriting juga mulai mengalami kenaikan, dari harga 35 ribu menjadi Rp 40 ribu perkilo.

Lanjutnya, pasokan cabai di pasaran mulai berkurang sejak sebulan terakhir. Meski begitu dia tidak mengetahui pasti penyebab kurangnya pasokan cabai.

Baca juga: Revitalisasi Pasar, Gedung Putih Mardika Akan Dibongkar April Mendatang

Baca juga: Pemkot Ambon Akan Jadikan TPU Kebun Cengkeh Sebagai Tempat Wisata

Sebagian besar komoditi cabai yang beredar di pasaran tradisional Kota Ambon berasal dari wilayah Pulau Seram dan Pulau Buru.

“Pasokan sudah mulai berkurang, tapi tidak tau mengapa,” katanya.

Komoditi bumbu dapur lainnya, seperti bawang, hingga tomat juga mulai mengalami kenaikan.

"Cabai, bawang, tomat semuanya naik," ujar Hairul kepada TribunAmbon.com, Sabtu (27/03/2021) siang.

Dia pun memprediksikan kenaikan ini akan bertahan hingga memasuki Ramadhan pada april mendatang.

"Mungkin karena ada Sidi hari Minggu, harga ini juga bisa bertahan sampai Idul Fitri," tandasnya. (*)

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved