Breaking News:

Penanganan Covid

Moeldoko Ungkap Alasan Pemerintah Indonesia Memilih Vaksin Sinovac

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengungkap alasan mengapa Indonesia memilih vaksin Sinovac meskipun ada vaksin lainnya.

Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi massal secara gratis di Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2021) pagi. Vaksin yang disuntikkan kepada Presiden Jokowi adalah vaksin CoronaVac buatan Sinovac Life Science Co Ltd yang bekerja sama dengan PT Bio Farma (Persero). 

TRIBUNAMBON.COM - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengungkap alasan mengapa Indonesia memilih vaksin Sinovac meskipun ada vaksin lainnya.

Dalam sebuah acara bertajuk Satu Jam Bersama Moeldoko yang digelar secara virtual, Selasa (23/3/2021) mantan Panglima TNI itu menjelaskan bahwa Indonesia memilih Sinovac karena merupakan vaksin pertama yang ada.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia mendapat vaksin Sinovac tersebut merupakan kehebatan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Karena Sinovac itu paling pertama dan ini hebatnya Pak Jokowi."

"Orang lain masih bingung mencari vaksin, semuanya masih berpikir, Presiden Jokowi sudah berpikir menentukan vaksin."

"Vaksin sekarang ini bukan lagi persoalan obat, tapi persoalan geopolitik dan geostrategi."

"Jadi siapa yang kuat, siapa yang menguasai."

"Belum tentu kita punya duit kita bisa membeli," kata mantan Panglima TNI  itu.

Baca juga: Ramai Dikunjungi, Warga Mulai Buka Lapak Jualan di Lokasi Pendulangan Emas Tamilouw

Baca juga: Keutamaan Bulan Ramadhan dan Hikmah Menjalankan Ibadah Puasa

Baca juga: Jadi Penyelundup 50 Kg Merkuri dan Dituntut 1,6 Tahun Penjara,  Hamzah Minta Keringanan Hukuman

Baca juga: Terkejut Saat Rapikan Pot, Warga Palembang Temukan Mayat, Gergaji dan Tang di Samping Korban

Baca juga: Batal Tinjau Vaksinasi Secara Langsung, Jokowi Bakal Pantau Vaksinasi di Buru Secara Virtual

Moeldoko menjelaskan sejumlah pertimbangan yang diambil pemerintah ketika memilih vaksin Sinovac untuk didistribusikan kepada masyarakat.

Pertama, kata Moeldoko, vaksin Sinovac yang lebih dahulu membuka diri untuk melakukan uji klinis ketiga di Indonesia.

Halaman
12
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved