Breaking News:

Pasir Emas Pulau Seram

ESDM Maluku Sudah Laporkan Temuan Emas ke Pemerintah Pusat

Hingga kini pihaknya belum mendapat informasi resmi dari pemerintah Kabupaten Maluku Tengah terkait temuan logam mulia itu.

TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Warga desa Tamillow, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah mendulang emas di Bibir pantai, Senin (22/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Maluku sudah melaporkan temuan emas di Pantai Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah kepada Kepala Pemerintah Pusat.

Yakni, Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta Ditjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM.

Meski begitu, hingga kini pihaknya belum mendapat informasi resmi dari pemerintah Kabupaten Maluku Tengah terkait temuan logam mulia itu.

“Sebagai informasi awal sambil menunggu laporan resmi kebenaran berita tersebut dari pemerintah Kabupaten Maluku Tengah,” jelas Kepala Dinas Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Maluku, Fauzan Chotib kepada TribunAmbon.com melalui pesan singkat, Selasa (23/3/2021) siang.

Baca juga: Soal Emas di Pulau Seram, DPRD; Kita Berdoa Semoga Kandungannya Banyak

Baca juga: Pemerintah Negeri Batasi Warga Luar Keruk Emas di Pantai Tamilow

Baca juga: Heboh Temuan Emas, ESDM Belum Terima Laporan, Kadis; Informasinya Saya Liat di Medsos

Dijelaskan sebelumnya, kewenangan pengelolaan pertambangan mineral dan batu bara beralih ke pemerintah pusat.

Itu berdasar surat edaran Nomor 1481/30.01/DJB/2020 tentang Kewenangan Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) yang berlaku sejak 11 Desember 2020.

Sementara itu, Pemerintah kabupaten Maluku Tengah telah mengirimkan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ke lokasi temuan yang dibanjiri warga itu.

“Sekda sudah perintahkan Dinas Lingkungan Hidup Maluku Tengah untuk turun ke lokasi berkoordinasi dengan Babinsa dan Kepala Desa utk mengamankan lokasi,” kata Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu L Leleury kepada TribunAmbon.com, Selasa.

Lanjutnya, dia pun meminta warga untuk tidak menggunakan cairan logam berat seperti sianida dan air raksa untuk memisahkan emas dengan kandungan mineral lainnya.

Selain itu, untuk mengamankan lokasi, petugas Satuan Polisi Pamong Praja juga akan diterjunkan ke Tamilow.

“Siang ini Satuan Pol Pamong Praja juga turun utk amankan lokasi,” tandasnya. (*)

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved