Breaking News:

Kasus Pembunuhan Mahasiswa Unpatti

3 Terdakwa Kasus Pembunuhan Mahasiswa Unpatti Husein Suat Divonis Bervariasi

Hakim tunggal, Hamza Kailul memutuskan ketiganya bersalah karena turut serta melakukan dengan sengaja merampas nyawa Husein Suat, Kamis (11/2/2021)

dok_Instagram/TribunAmbon.com
SEIN RATUANIK - Husein Sein Ratuanik (1997-11 Februari 2021) berfose di Jembatan Merah Putih (JMP) Ambon, 11 April 2020 lalu. Mahasiswa Fakultas Teknik Unpatti ini meninggal dunia usai dianiaya sekelompok pemuda di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP) Ambon, Kamis (11/2/2021) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

Ambon, TRIBUNAMBON.COM - Tiga Terdakwa kasus penganiayan Mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Husein Suat hingga tewas divonis bervariasi oleh Pengadilan Negeri Ambon, Senin (15/2021).

Tiga terdakwa tersebut masih di bawah umur, yakni; YN (16), MOO (17), dan MK (16).

Hakim tunggal, Hamza Kailul memutuskan ketiganya bersalah karena turut serta melakukan dengan sengaja merampas nyawa Husein Suat, Kamis (11/2/2021) lalu.

“Memutuskan tiga terdakwa terbukti melakukan tindak pidana secara bersama-sama sebagai yang melakukan atau turut serta melakukan dengan sengaja merampas nyawa orang lain sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal Pasal 338 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” kata Hamza Kailul saat membacakan amar putusan.

Hakim menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada terdakwa YN. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Eko Nugroho.

Berbeda dengan terdakwa MOO dan terdakwa MK, hakim menjatuhkan vonis yakni dua tahun enam bulan penjara.

Pada persidangan sebelumnya yang beragenda pembacaan tuntutan, JPU minta hakim menjatuhkan hukuman enam tahun penjara kepada terdakwa, Rabu (10/3/2021).

Sebelum pembacaan vonis, hakim mengatakan ada dua petimbangan yang meringankan terdakwa yakni, terdakwa berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, menyesali terus terang dan mengakui perbuatannya dan bersikap sopan dalam persidangan.

“Terdakwa belum pernah dihukum dan terdakwa memiliki potensi untuk memperbaiki perilaku ke arah yang lebih baik,” kata Hakim.

Halaman
123
Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Adjeng Hatalea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved