Breaking News:

Ambon Terkini

Cerita Buruh Sapu di Ambon Sering Dimarahi Atasan, Masyarakat Diminta Buang Sampah pada Tempatnya

Menurutnya, adanya sampah yang berserakan itu berasal dari kurangnya kesadaran pengunjung taman tentang pentingnya menjaga lingkungan dan membuang sam

TribunAmbon.com/Mesya
AMBON: Buruh sapu di Taman Pattimura Ambon, Neli Lesnussa mengaku seringkali ditegur atasan maupun pengawas karena dianggap tidak becus menjalankan tugas, Jumat siang (12/3/2021). 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Masyarakat Kota Ambon diminta menyadari pentingnya menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya.

Buruh sapu di Taman Pattimura Ambon, Neli Lesnussa mengaku masyarakat masih suka membuang sampah tidak pada tempatnya.

Dia menilai, membuang sampah bukan pada tempatnya masih menjadi kebiasaan warga yang berkunjung ke Taman Pattimura untuk melakukan berbagai aktivitas seperti berolahraga hingga bersantai.

Meski di setiap pojok taman sudah disediakan tong sampah, namun sehabis makan atau minum pengunjung langsung membuang bekas kemasan ke sembarang tempat.

Itulah kenapa sampah plastik, tisu bekas, dan kemasan lainnya sering mendominasi sampah yang berserakan di sekitar taman.

“Kadang dari masyarakat sendiri yang tidak tahu diri, sudah lihat kita sedang menyapu mereka main buang sampah sembarangan, bagaimana Kota Ambon bisa bersih dari sampah,” ucap Neli Neli Lesnussa saat ditemui TribunAmbon.com, Jumat siang (12/3/2021).

Baca juga: Kadis DLHP Ambon Akui BBM Oktan Rendah Cemari Lingkungan  Hidup

Baca juga: Dibuka Untuk Umum, Taman I Am Ambon Kembali Berserakan Sampah

Dia mengaku, sering menegur secara baik-baik pengunjung yang membuang sampah sembarangan, namun dibalas dengan seruan bahwa membersihkan kawasan taman itu semata tanggung jawab para buruh sapu jalan.

“Iya kami memang tukang sapu jalan dan itu tugas kami, tapi kesadaran akan kebersihan dari masyarakat kan juga perlu diterapkan agar Kota Ambon menjadi kota yang bersih,” tandasnya.

Ia menambahkan, jika kedapatan ada masyarakat yang buang sampah sembarangan dan emosinya tidak bisa terkontrol langsung ia memarahi masyarakat tersebut dan langsung mengambil sampahnya dan dibuang kembali kedalam mobil mereka.

Dia juga tak segan-segan memberi peringatan kepada pengunjung yang bersangkutan, jika diulangi maka dia akan segera melaporkan hal tersebut kepada dinas terkait agar diberikan sanksi berupa denda dan sanksi berat lainnya.

“Bagi masyarakat tolong jaga kebersihan, di rumah maupun di jalan agar kita bisa sama-sama bangga tinggal di Kota Ambon yang bersih dan jika melihat kami sedang menyapu jalan tolong sampahnya jangan dibuang sembarangan agar kita sama-sama saling menghargai,” harapnya.

Pasalnya, dia seringkali ditegur atasan maupun pengawas karena dianggap tidak becus menjalankan tugas.

Padahal, dia selalu membersihakan sampa di kawasan tersebut. Hanya saja, kurangnya kesadaran pengunjung taman tentang pentingnya menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya membuat lingkungan tetap kotor. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved