Breaking News:

BBM Oktan Rendah

Pengamat Otomotif: Penggunaan Bensin Oktan Rendah Picu Kerusakan Injeksi Motor

Menurutnya, penggunaan BBM oktan rendah bagi kendaraan dengan komponen injeksi akan memaksa mesin melakukan proses pembakaran lebih cepat.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
Tanita Pattiasina
Alfaji Payapo, Ketua Supermoto Ambon saat ditemui wartawan TribunAmbon.com, Kamis (4/3/2021) 

Laporan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) beroktan rendah (dibawah 90) memicu kerusakan pada teknologi injeksi yang dimiliki kendaraan keluaran terbaru.

Komponen injeksi membutuhkan bensin yang beroktan lebih tinggi.

Hal itu dikatakan Pengamat Otomotif, Alfaji Payapo, kepada wartawan TribunAmbon.com, di Kantornya, Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Kamis (4/3/2021).

“Sangat berpengaruh terhadap performa mesin, salah satunya kendaraan yang memiliki komponen injeksi,” kata Alfaji yang juga menjabat sebagai Ketua Komunitas Supermoto Ambon.

Menurutnya, penggunaan BBM oktan rendah bagi kendaraan dengan komponen injeksi akan memaksa mesin melakukan proses pembakaran lebih cepat.

Apabila mesin dipaksa lebih dari kekuatannya akan membuat mesin semakin panas dan tenaga mesin menjadi turun.

“Karena proses pembakaran lebih cepat, bila semakin panas tenaga mesin menurun, jadi berpengaruh kesana,” jelasnya.

Lanjutnya, apabila dalam kompresi naik maka akan ada efek samping yang ditimbulkan seperti masalah pada piston.

Baca juga: Distributor Mobil Sarankan Pakai BBM Oktan Tinggi

Baca juga: 10 Tahun Mendatang Kota Ambon Diprediksi Akan Terabrasi

Dia menambahkan, mesin kendaraan itu berkesinambungan, bila bermasalah di satu bagian akan merambat ke bagian yang lainnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved