Breaking News:

Maluku Terkini

Kelakar Warga Salahutu: Di Maluku Banyak Sinar Matahari dan Ikan Segar, Virus Corona Takut

Aktivitas warga mulai kembali normal. Mereka relatif tak khawatir lagi wabah ini.

Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Salama Picalouhata
Fandi Wattimena
Salah satu sopir saat melewati Pelabuhan Amahai, Sabtu (20/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com Fandy Wattimena

TRIBUNAMBON.COM - Kesadaran warga dan pekerja di Pelabuhan Ferry Tulehu, untuk menggunakan masker masih rendah.

"Disini banyak sinar matahari dan ikan, jadi virus corona takut," Ujar Adi, seorang buruh pelabuhan di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, Maluku, berkelakar.

Pada Februari 2021, pelabuhan penyeberangan Ambon-Masohi ini pernah tak beroperasi.

Kini warga mulai menggunakan fasilitas kapal lagi untuk lalu lintas penumpang, jasa dan barang.

Baca juga: Mengaku Rugi, Jadwal Pelayaran Kapal Cepat Amahai-Tulehu Dikurangi

Baca juga: Di Pelabuhan Tulehu Ambon, Pengasong di Kapal Ferry Jual Headset dan Charger Hp

Aktivitas warga mulai kembali normal. Mereka relatif tak khawatir lagi wabah ini.

Selain sudah ada vaksin, mereka juga mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru (new normal life) di masa pandemi global ini.

Meski ada pengawasan dan aparat, namun sebagian warga mengaku lebih imun.

Petugas lainnya mengatakan dia punya masker namun tidak dipakai karena merokok.

"Masa pakai masker kalo merokok," ujar petugas penjaga pintu pelabuhan berusia 51 tahun itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved