Breaking News:

Mahasiswa Unpatti Terbunuh di JMP

Keluarga Husin Suat Ancam Demo di Mapolresta Jika Rekonstruksi Tertutup

Mereka bahkan mengancam akan melakukan aksi demonstrasi di Mapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease jika rekonstruksi itu dilakukan tertutup.

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Ketua Pemuda Banda Eli Elat Kota Ambon, Gani Suat di Kantor DPRD, Selasa (16/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Keluarga korban pembunuhan mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Husin Suat di Jembatan Merah Putih (JMP) minta pihak kepolisian melakukan rekonstruksi kejadian pembunuhan itu secara terbuka.

Mereka bahkan mengancam akan melakukan aksi demonstrasi di Mapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease jika rekonstruksi itu dilakukan tertutup.

“Rekontruksi ini nanti harus dilakukan secara terbuka di Tempat Kejadian Perkara (TKP) jangan di dalam ruangan tertutup,” kata Ketua Pemuda Banda Eli Elat Kota Ambon, Gani Suat di Kantor DPRD, Selasa (16/2/2021) siang.

“Saya akan kerahkan massa untuk datang membuat unjuk rasa di Polresta Ambon,” imbuhnya.

Rekonstruksi secara terbuka agar pihak keluarga dan kerabat dapat menyaksikan reka ulang kejadian yang menyebabkan Husin tewas.

“Persoalan ini bukan persoalan main-main, kami dari pihak keluarga sangat merasa kehilangan anak kami,” ucapnya.

Baca juga: Datangi DPRD, Keluarga Husin Suat Minta Tersangka Dihukum Mati

Baca juga: Tersangka Mabuk Sebelum Aniaya Husin Suat di Jembatan Merah Putih

Dia juga mendesak kepolisian untuk menghukum berat tersangka utama dengan hukuman mati karena dinilai pembunuhan itu dilakukan terencana.

Menurutnya, pisau yang digunakan untuk menikam korban telah dibawa sebelumnya menjadi bukti kuat adanya rencana itu.

“Kami harap pelaku diberatkan dengan pasal 340 KUHP,” katanya.

Seperti diberitakan, polisi menetapkan enam tersangka dalam kasus pembunuhan Husin Suat di Jembatan Merah Putih, Kamis (11/2/2021) dini hari.

Mereka disangkakan pasal,  Pasal 338 KUHP dan atau 170 ayat (2) ke 3 e KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 7 sampai 15 tahun penjara.

Almarhum Husin Suat sendiri merupakan mahasiswa semester akhir Fakultas Teknik Universitas Pattimura Ambon yang meninggal dunia akibat dianiaya sekelompok pemuda di atas Jembatan Merah Putih (JMP), Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon pada Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 03.00 WIT.

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved