Breaking News:

Mahasiswa Unpatti Terbunuh di JMP

Tersangka Mabuk Sebelum Aniaya Husin Suat di Jembatan Merah Putih

Para tersangka pembunuh mahasiswa Universitas Pattimura, Husin Suat di Jembatan Merah Putih, Kamis (11/2/2021) dini hari dalam pengaruh minum keras.

TribunAmbon.com/Fandi
AMBON - Enam tersangka kasus pembunuhan Mahasiswa Unpatti, Husin Suat di Jembatan Merah Putih saat dihadirkan dalam gelar kasus di Mapolresta Ambon & Pulau-Pulau Lease, Senin (15/2/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Para tersangka pembunuh mahasiswa Universitas Pattimura, Husin Suat di Jembatan Merah Putih, Kamis (11/2/2021) dini hari dalam pengaruh minum keras.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang saat pers rilis kasus pembunuhan Husin Suat, di Mapolresta, Senin (15/2/2021) pagi.

Kapolresta menyebut keenam tersangka itu menenggak miras di area jembatan depan kantor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ambon, kawasan Batu Koneng, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, sebelum kejadian penganiayaan.

"Ada pengaruh minuman keras, terus cekcok sedikit lalu terpancing emosinya," kata Leo.

Lanjutnya, area jembatan itu kerap menjadi tempat berkumpul mereka saat melakukan pesta miras.

"Mereka ini nongrongnya disitu, anak anak situ," ujarnya.

Par tersangka diantaranya I.N, M.O.O, M.K.T, R.K, B.M. Mereka ditangkap beberapa jam setelah penikaman.

Sementara tersangka utama, SE baru ditahan setelah menyerahkan diri, Sabtu (13/2/2021).

Dia kabur usai kejadian, alat bukti berupa pisau yang digunakan untuk menusuk korban juga dibuang dan masih dicari tim penyidik Satreskrim Polresta.

SCREENSHOOT - Potongan video screenshoot dari insiden penyerangan tiga rumah warga Weiguruguru Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Sabtu (13/2/2021) pukul 20/30 Wit malam. Diduga penyerangan ini sebagai imbas dan reaksi atas meninggalnya Husin Suat atau Sein Ratuanik, mahasiswa Fakultas Teknik Unpatti, di Jembatan Merah Putih, Ambon, Kamis (11/2/2021) dini hari lalu.
SCREENSHOOT - Potongan video screenshoot dari insiden penyerangan tiga rumah warga Weiguruguru Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Sabtu (13/2/2021) pukul 20/30 Wit malam. Diduga penyerangan ini sebagai imbas dan reaksi atas meninggalnya Husin Suat atau Sein Ratuanik, mahasiswa Fakultas Teknik Unpatti, di Jembatan Merah Putih, Ambon, Kamis (11/2/2021) dini hari lalu. (Tribun Ambon/Fandi Wattimena)

Baca juga: Kisah Dibalik Penyerahan Diri EN, Pelaku Utama Pembunuhan Mahasiswa Unpatti ke Raja Wakal dan Polisi

"Alat tajam hilang di JMP, masih dicari," ujarnya.

EN kini ditahan bersama lima tersangka lainnya di ruang tahanan Mapolresta.

Mereka berenam disangkakan pertama pasal 338 KUHP.

Kedua pasal 170 ayat (2) KUHP, Ketiga pasal 351 ayat (3) KUHP
dan Keempat Junto pasal 56 ayat (1) KUHP.

Merujuk sejumlah kasus dengan sangkaan pasal penganiayaan, pembunuhan, dan jika terbukti terencana mereka bisa dijerat hukuman penjara antara tujuh bahkan hingga 15 tahun. (*)

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Adjeng Hatalea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved