Breaking News:

Kasus Narkoba

Dua Warga Surabaya Selundupkan Narkoba Ke Ambon Dihukum 10 Tahun penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Majelis hakim juga memutuskan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 45,26 gram dan 45.13 gram dimusnahkan.

Tanita Pattiasina
Sidang putusan kasus narkoba di Pengadilan Negeri Ambon, Selasa, (16/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pengadilan Negeri Ambon menjatuhi hukuman 8 tahun penjara dan denda 1 miliar subsider 3 bulan penjara kepada dua terdakwa kasus narkotika.

Mereka adalah Kevin Ariellandro Wijaya alias Kevin (19) dan Muhammad Alvian Akbar alias Alvin (20).

Majelis hakim menyatakan dua terdakwa itu terbukti bersalah menyalahgunakan narkotika.

“Mengadili, menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana memiliki, menyimpan, menyediakan narkotika,” kata Ketua Majelis Hakim, Yanti Watimuri, Selasa, (12/2/2021).

Majelis hakim juga memutuskan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 45,26 gram dan 45.13 gram dimusnahkan.

Vonis dua warga Surabaya itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya, JPU Fitri Tuahuns,  meminta mereka dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar subsider 6 bulan kurungan penjara serta pemusnahan barang bukti berupa sabu-sabu.

Majelis hakim menilai, perbuatan para terdakwa tidak membantu pemerintah memberantas narkoba. Namun, keduanya mengakui perbuatannya itu.

Dua Warga Surabaya ini, tertangkap saat membawa dua tas berisi sabu-sabu, di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon.

Mereka membawa narkoba itu ke Ambon atas permintaannya temannya, Risky (DPO). Alasannya, mereka membutuhkan uang.

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved