Breaking News:

Wajib Rapid Antigen

Wajib Rapid Antigen Bagi Angkutan Kota di Ambon, Ica: Mending Beli Motor Baru

Rencana pemberlakuan wajib rapid tes bagi sopir dan penumpang di Kota Ambon, mendapat beragam tanggapan dari warga kota.

Dokumentasi; Panitia Sidang Sinode GPM ke-38
Ratusan orang jalani Rapid Antigen jelang pelaksanaan Sidang Sinode GPM ke-38 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Rencana pemberlakuan wajib rapid tes bagi sopir dan penumpang di Kota Ambon, mendapat beragam tanggapan dari warga kota.

Ada warga yang menyambut rencana yang diusulkan oleh Widya Murad Ismail, selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Maluku dengan senang hati.

Namun tidak sedikit yang menolak lantaran takut dirapid.

Jawaban warga itu didapat dari wawancara acak TribunAmbon.com di perempatan Jl Jendral Soedirman, Kota Ambon, Senin (15/2/2021) siang.

Ica, warga Gunung Malintang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon salah satunya, dia sempat kaget ketika mendengar pemberlakuan Rapid bagi para penumpang angkutan kota.

Perempuan yang setiap harinya menggunakan angkot untuk bepergian ini malah berniat untuk membeli motor lantaran takut dirapid tes.

Baca juga: Naik Angkot di Kota Ambon Wajib Rapid Test Antigen

“Kalau naik angkutan dirapid, mending beli motor saja,” cetus Ica ketika disambangi TribunAmbon.com,

Menurutnya, wajib rapid tes tidak perlu dilakukan dengan alasan vaksinasi covid-19 tengah berjalan, Senin.

Serupa dengan itu, pengguna angkutan kota lainnya menyatakan, wajib rapid  bagi sopir dan  penumpang akan menghambat aktifitas masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Adjeng Hatalea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved