Breaking News:

Mahasiswa Unpati Terbunuh di JMP

Mahasiswa Unpatti Ambon Tewas Setelah Dianiaya di Kawasan Jembatan Merah Putih

Seorang mahasiswa di salah satu peguruan tinggi berinisial HS tewas setelah ditikam sekelompok pemuda di atas Jembatan Merah Putih (JMP).

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Adjeng Hatalea
Tribun Ambon/instagram
SEIN RATUANIK - Husein Sein Ratuanik (1997-11 Februari 2021) di sebuah kafe di Ambon. Mahasiswa Fakultas Teknik Unpatti ini meninggal dunia usai dianiaya sekelompok pemuda di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP) Ambon, Kamis (11/2/2021) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON,COM - Seorang mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Husein Suat (23 tahun) tewas setelah dianiaya dan ditikam sekelompok pemuda di kawasan  Jembatan Merah Putih (JMP), Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Penganiayaan musisi muda dengan nama panggung Sein Ratuanik itu terjadi, Kamis (11/2/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 WIT.

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Izack Leatemia membenarkan kejadian tersebut.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, namun nyawanya tidak tertolong di tengah perjalanan.

“Kejadian pukul 03.00 dan dilaporkan  ke Polsek Teluk Ambon Pukul 05.00 pagi tadi,” ujar Leatemia, melalui pesan singkat ke TribunAmbon.com, Kamis sore.

Korban mengalami luka robek akibat tusukan senjata tajam pada bagian punggung.

Dari sumber yang dihimpun, sebelum ditikam, korban bersama seorang temannya (saksi) sempat terjatuh dari atas kendaraan roda dua akibat ditendang pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.

Siapa Husein Ratuanik, Anak Kembar, Ketua BEM, Berprestasi Nasional dan Musisi Muda Ambon

Mereka berdua sempat lari, namun korban berhasil dicegat dan dianiaya hingga tewas setelah menderita luka sobek akibat tusukan benda tajam.

Kejadian bermula saat cekcok mulut di kawasan Batu Koneng, tepat di depan Kantor LIPI Ambon.

Korban bersama saksi yang memilih pergi menghindari cekcok itu malah dikejar oleh kelompok pemuda dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Nahas, setiba di lokasi kejadian, sepeda motor korban ditendang hingga korban bersama sahabatnya jatuh dan terjadi kejar-kejaran sebelum akhirnya korban dianiaya.

Beberapa saat setelah kejadian, teman korban kembali dan menemukan korban sudah terkapar.

Dia pun langsung membawa korban ke Rumah Sakit menggunakan angkutan umum.  Namun, nyawa korban tidak tertolong.
Ketiga pelaku penganiayaan telah ditangkap dan tengah mendekam di rutan Polsek Teluk Ambon. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved