Ambon Terkini
Duo Nazar - Jihad Ngamen Demi Hasrat Musik
Dari sekitar 98 kota metro dan urban di Indonesia, hanya di Ambonlah gitar raksasa jadi ikon utama di pusat kota.
Penulis: Rahmat Tutupoho | Editor: Fandi Wattimena
Nazar sempat tamat sekolah dasar. "Saya cuma dapat ijazah di SDN 2 Ishaka Ahuru."
Sementara Jihad sempat mengenyam pendidikan di bangku dua sekolah menengah; SMP 2 Ambon dan SMA Al Wathan, juga di kota Ambon.
Mereka seumur, sebantaran dan tentunya sepaduan suara.
Tak seperti di kota-kota di Jawa atau Sumatera, pengamen di Ambon, selalu duet.
Duo Nazar-Jihad adalah satu tamsil.
Passion dan keteguhan dua remaja ini ikut mengkonfirmasikan bahwa Ambon memang laik berjuluk City of Music.
Ada ratusan musisi andal dan ternama nasional dan kontinental, lahir dan berdarah Ambon, Maluku.
Dari sekitar 98 kota metro dan urban di Indonesia, hanya di Ambonlah gitar raksasa jadi ikon utama di pusat kota.
Puluhan Zebra Cross di ibu kota provinsi berpenduduk 1,8 juta jiwa ini, di-makeup laiknya tuts guitar.
Seperti di Abbey Road, jalan legendaris kelompok musisi The Beatles di Westminster, London, rambu penyeberangan jalan di Ambon seakan "berdendang."
Tahun 2011 lalu, otoritas pemerintahan dan tokoh masyarakat "mengesahkan" Ambon sebagai Kota Musik.
Di gedung DPRD Kota Ambon, ikon Chord warna emas seakan jadi logo kota.
=====
Selepas makan siang, mereka sudah janjian di pusat kota berpenduduk 390 ribu jiwa ini.
Nazar bermodal gitar dan suara merdu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1912021-pengamen-ambon.jpg)