Breaking News:

ACT dan MRI Cabang Ambon Dirikan Dapur Umum hingga Posko Kesehatan Bagi Korban Banjir Batu Merah

Pasca banjir yang terjadi pada Sabtu, 3 Oktober lalu, Lembaga ACT Cabang Maluku gencar melakukan aksi sosial guna membantu para korban banjir.

Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng
Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Indonesia (MRI) Cabang Maluku mendirikan dapur umum hingga posko kesehatan bagi warga korban banjir di kawasan Batu Merah, Kecamatan Amantelu, Kota Ambon, Selasa (06/10/2020). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM – Pasca banjir yang terjadi pada Sabtu, 3 Oktober lalu, Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Maluku gencar melakukan aksi sosial guna membantu para korban banjir.

Hari ketiga pasca banjir, ACT bersama relawan Masyarakat Indonesia (MRI) Cabang Maluku mendirikan dapur umum dengan membagikan makanan siap saji kepada korban banjir di kawasan Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Amantelu, Kota Ambon, Selasa (06/10/2020).

Komandan Aksi MRI, Muhammad Iqbal Kumkelo mengatakan, dapur umum itu telah didirikan sehari setelah banjir melanda beberapa titik di Kota Ambon. Aksi tanggap darurat ini dilakukan akibat dampak banjir yang tidak memungkinkan warga untuk memasak. Namun, hingga hari ketiga, masih ada warga yang kesulitan melakukan aktivitas memasak, akibat peralatan masak terbawa arus dan terendam banjir.

“Alhamdulillah di hari pertama kita mendirikan dapur umum untuk membagikan makanan kepada para warga korban banjir. Hari ini kami membagikan lebih dari 100 kotak makanan siap saji. Semoga dengan ini dapat sedikit membantu saudara-saudara kita yang menimpah musibah banjir ini” Ucap Komandan Aksi MRI, Muhammad Iqbal Kumkelo kepada TribunAmbon.com, Selasa (06/10/2020).

Salah satu korban banjir di kawasan Batu Merah, Hania menuturkan, dia dan keluarga merasa terbantu dengan adanya dapur umum itu. Pasalnya, peralatan masaknya ikut terbawa banjir kala itu.

“Terimakasih untuk adik-adik semuanya, jujur kami sangat senang dan terbantu dengan ACT memberikan makanan, dapat  sedikit membantu kesulitan saya, ditengan banjir ini. Ujar salah satu warga korban banjir kepada TribunAmbon.com.  

Menurut Iqbal, mendirikan dapur umum bagi warga korban banjir merupakan langkah ia dan kawan-kawannya untuk membantu meringankan kesulitan yang kini tengah dihadapi para korban. Dia berharap, aksi sosial ini akan terus dilakukan hingga selesai masa pemulihan dan pihaknya dapat meluaskan kawasan aksi yang mana tidak hanya terfokus pada Batu Merah saja.

Sementara itu, berdasarkan pantauan TribunAmbon.com di lapangan, tidak hanya dapur umum, posko kesehatan juga didirikan oleh kedua tim relawan ini dengan menggandeng dokter muda di Kota Ambon. Salah satu dokter yang bertugas di posko kesehatan itu menyebutkan, saat dilakukan pemeriksaan kesehatan, kebanyakan warga mengalami gatal-gatal pada kulit.

“Tidak bisa dihindari memang, saat banjir terjadi, kita tidak tahu ada kuman atau kutu di air. Hal itu yang menyebabkan warga mengalami gatal-gatal. Keluhan lainnya juga ada, seperti batuk dan kecapean,” Terang dr. Ikramsyah Maulana kepada TribunAmbon.com. 

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved