Cara Membedakan Telur Infertil dengan Telur Biasa, Ini Ciri-cirinya!
“Kalau dibuka (bagian dalam telur) biasanya ada titik merah,”ujar Kepala Subdit Pengawasan Keamanan Produk Hewan Kementerian Pertanian Imron Suandy.
Imron menjelaskan, telur dalam industri perunggasan dikenal dua jenis yakni telur tertunas dan telur konsumsi.
Telur tertunas merupakan telur yang dibuahi oleh pejantan.
• Beredar di Pasaran, Kenali Ciri-ciri Telur Infertil yang Berbahaya jika Dikonsumsi
• Waspada Adanya Telur Infertil yang Beredar di Pasaran, Ini Bahayanya Jika Mengkonsumsi
Telur ini dibuahi dan diproses untuk menghasilkan bibit anak ayam atau DOC (day old chicken).
Untuk menjadi DOC, memerlukan proses pengeraman di dalam mesin selama beberapa hari, berkisar 18-21 hari.
Meski demikian, tak semua yang ditetaskan dalam mesin menjadi ayam.
Telur yang tak menetas inilah yang kemudian disebut telur infertil.
Industri yang menghasilkan DOC adalah perusahaan pembibitan ayam atau breeding farm, menghasilkan DOC untuk ayam pedaging Pada dasarnya, kata Imron, telur infertil seperti telur biasa yang aman untuk dikonsumsi.
Akan tetapi, telur infertil memiliki potensi bahaya terkait dengan masa simpannya.
“Potensi bahaya karena masa simpannya yang relatif pendek. Kalau disimpan lebih lama lagi jadi enggak baik secara kualitias,” ujar dia.
Pendeknya masa simpan telur infertil ini karena berhubungan dengan prosesnya yang sempat disimpan terlebih dahulu untuk tujuan penetasan.
“Sebetulnya kalau dikatakan aman, ya aman. Masalahnya, kalau infertil ada masa harus diproses untuk ditetaskan. Jadi begitu keluar dari mesin, telur itu sudah berumur lama jadi ini mempengaruhi masa simpan,” kata Imron.
Hal ini berbeda dengan telur konsumsi yang ketika dikeluarkan oleh induknya memang dikumpulkan untuk diedarkan.
Telur konsumsi merupakan telur yang tidak dibuahi oleh pejantan, sehingga tidak akan menetas.
“Yang kita beli di warung enggak mungkin menetas jadi anak ayam,” ujar Imron.
Selain itu, larangan penjualan telur infertil karena dapat mengganggu supply and demand dari telur konsumsi beserta harganya.
(Kompas.com/Nur Rohmi Aida)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ciri-ciri Telur Infertil dan Cara Membedakannya dengan Telur Konsumsi".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/infertile.jpg)