Virus Corona

Tanggapi Istilah 'New Normal' Terkait Corona, Dahlan Iskan: Nyawa Sudah Dianggap Menjadi Angka-angka

"Yang tidak banyak lagi mengandung arti. Nyawa sudah dianggap menjadi angka-angka. Angka yang mati pula," sindirnya.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan. 

TRIBUNAMBON.COM - Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan turut mengomentari soal kehidupan baru akibat virus corona atau yang sering disebut 'The New Normal'.

Hal itu diungkapkan Dahlan Iskan melalui laman resminyaDisway.id yang tayang pada Senin (18/5/2020).

Dalam tulisan berjudul Angka Mati itu, Dahlan Iskan menilai bahwa masyarakat harus mulai bersiap dengan 'standar' normal yang baru.

Dahlan Iskan merasa memang banyak orang tak tahan terus berada di dalam rumah.

"Kita perlu siap-siap hidup dengan normal-baru. Begitu pula kecenderungan seluruh dunia."

"Semua mengarah ke kehidupan normal-baru. Rupanya tidak ada yang kuat berlama-lama dalam kehidupan terkekang," ungkap Dahlan.

Namun, Dahlan memperingatkan sebelum menerapkan 'the new normal', semua pihak harus memperhatikan data yang ada.

Polisi mendata mobil trevel dan bus yang di data di Polda Metrojaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2020). Polda Metro Jaya (PMJ) mengamankan 202 kendaraan bus dan travel gelap yang berupaya membawa pemudik untuk pulang kampung sejak 8-11 Mei 2020.
Polisi mendata mobil trevel dan bus yang di data di Polda Metrojaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2020). Polda Metro Jaya (PMJ) mengamankan 202 kendaraan bus dan travel gelap yang berupaya membawa pemudik untuk pulang kampung sejak 8-11 Mei 2020. (WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN)

Mana daerah-daerah yang harusnya lebih memperhatikan warganya.

"Itu berarti kita harus lebih bisa membawa diri. Belajar dari data yang ada. Tapi kita belum punya data itu. Belum diberi."

"Data itu juga penting bagi daerah-daerah yang belum terlalu diserang COVID-19. Agar bupatinya bisa antisipasi. Untuk lebih memperhatikan warga yang rawan terkena COVID-19," ungkap dia.

Berbagai Alasan Warga Nekat Mudik di Tengah Pandemi COVID-19, Kena PHK hingga Ingin Pulang

Posko COVID-19 dan Kantor Desa di Merangin Dibakar Warga yang Geram Pembagian BLT Tak Tepat Sasaran

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved