Berbagai Alasan Warga Nekat Mudik di Tengah Pandemi COVID-19, Kena PHK hingga Ingin Pulang

"Ada yang tidak kerja lagi di sini, ada yang di PHK, kemudian pengen pulang," kata Rachmat kepada wartawan, Senin (18/5/2020).

WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Polisi mendata mobil trevel dan bus yang di data di Polda Metrojaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2020). Polda Metro Jaya (PMJ) mengamankan 202 kendaraan bus dan travel gelap yang berupaya membawa pemudik untuk pulang kampung sejak 8-11 Mei 2020. 

Dari seluruh travel gelap yang beroperasi, mereka membawa penumpang lebih dari 300 orang yang hendak mudik.

Mereka semua ketahuan saat hendak keluar perbatasan menuju keluar kota.

"Total penumpang 300-an orang. Kita tangkap di jalan arteri perbatasan Bekasi-Karawang, antara lain di Kalimalang dan Kedung Waringin," ungkapnya.

Nasib 400 Buruh Bagasi di Ambon Kehilangan Penghasilan, Batal Panen Mudik Lebaran

Dia mengungkapkan mayoritas penumpang diketahui hendak mudik ke sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Timur hingga Jawa Barat.

Namun, upaya tersebut gagal setelah travel ilegal tersebut ketahuan di pos penjagaan.

"Tujuan travel yang angkut pemudik ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ada yang ke Indramayu, Purbalingga, Kebumen, Kendal, Pemalang, Jombang dan Solo," jelasnya.

Di sisi lain, ia menuturkan pengemudi telah ditindak berupaya penilangan oleh aparat kepolisian.

Sedangkan penumpang diminta untuk putar balik kembali ke arah Jakarta.

"Kita tilang karena melanggar beroperasi tanpa trayek," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beragam Alasan Penumpang yang Masih Nekat Mudik, Tidak Punya Pekerjaan Hingga PHK.

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved