Virus Corona

Awalnya Sebut Corona Hoaks Pemerintah, Pria Ini Kini Percaya Seusai Istri Positif & Pakai Ventilator

Seorang pria awalanya mengklaim bahwa virus corona (covid-19) adalah tipuan atau hoaks dari pemerintah. Namun kini dirinya telah berubah pikiran.

Shutterstock
Ilustrasi Corona Virus -2 WNI Positif Corona 

TRIBUNAMBON.COM - Seorang pria awalanya mengklaim bahwa virus corona (covid-19) adalah tipuan atau hoaks dari pemerintah.

Namun kini dirinya telah berubah pikiran, setelah ia dan istrinya dirawat di rumah sakit lantaran positif covid-19.

Brian Hitchens sebelumnya mengatakan dia tidak berpikir Covid-19 itu nyata.

Dilansir mirror.co.uk, beberapa minggu kemudian, Brian dan istrinya dirawat di rumah sakit setelah tertular virus corona.

Dari ranjang rumah sakitnya, pria yang berprofesi sebagai pengemudi rideshare dari Florida, sekarang mendesak orang untuk menganggap serius virus tersebut.

Dia mengatakan kepada WPTV : "Saya pikir itu hanya lelucon Pemerintah, dan sepertinya mereka membuangnya ke sana untuk mengalihkan perhatian kita."

Awalnya Sebut Corona Hoaks Pemerintah, Pria Ini Kini Percaya Seusai Istri Positif & Pakai Ventilator
Awalnya Sebut Corona Hoaks Pemerintah, Pria Ini Kini Percaya Seusai Istri Positif & Pakai Ventilator (Via Mirror.co.uk)

Lantas Brian pun membuat postingan di akun Facebook pada bulan April 2020 untuk mengecilkan kekhawatiran tentang virus tersebut, yang sejauh ini telah menewaskan hampir 89 ribu orang di AS.

“Saya bangun di pagi hari dan berdoa dan percaya pada Tuhan untuk perlindungannya, dan saya akan membiarkannya begitu saja. Dan masker serta sarung tangan ini. Saya pikir itu terlihat seperti histeria," tulis salah satu posting.

Brian dan istrinya spun menjalani perawatan di Palm Beach Gardens Medical Center.

"Aku tidak ingin melihat ada yang melewati apa yang aku lalui," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved