Potong 4 Jari Tangannya, Wanita Ini Ngaku Dibegal demi Bisa Klaim Asuransi untuk Bayar Utang

Selain jari tangannya putus, ia juga mengungkapkan kehilangan tas berisi uang Rp 4 juta serta tas yang berhasil diambil para pelaku.

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mewawancarai tersangka laporan palsu, Erdina Boru Sihombing, di Mapolda Sumut, Jumat (15/5/2020). 

TRIBUNAMBON.COM - Ahli Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Agus Riewanto turut menanggapi laporan palsu yang dibuat oleh seorang ibu di Medan yang bernama Erdina Boru Sihombing.

Menurut laporan Tribun-Medan.com, sebelumnya Erdina mengaku sebagai korban begal dan melaporkan ke polisi, kalau empat jarinya putus karena dibacok penjambret.

Selain jari tangannya putus, ia juga mengungkapkan  kehilangan tas berisi uang Rp 4 juta serta tas yang berhasil diambil para pelaku.

Dilansir dari Facebook Polda Sumatera Utara, Kapolda Sumut  Irjen Martuani Sormin mengungkapkan setelah dilakukan penyelidikan lebih dalam ternyata kasus itu adalah laporan palsu.

Martuani menuturkan timnya telah bekerja keras mengumpulkan seluruh alat bukti di TKP, mulai dari pengecakan CCTV hingga saksi mata, namun semuanya tidak terbukti.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mewawancarai tersangka laporan palsu, Erdina Boru Sihombing, di Mapolda Sumut, Jumat (15/5/2020).
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mewawancarai tersangka laporan palsu, Erdina Boru Sihombing, di Mapolda Sumut, Jumat (15/5/2020). (TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA)

"Saat di investigasi ternyata peristiwa tersebut tidak pernah terjadi (rekayasa)," ujar Martuani.

Lebih lanjut Martuani menyebut Erdina sendirilah yang telah memotong ke-empat jari tangan kirinya hingga putus. 

Cara itu dilakukan Erdina agar mendapat klaim asuransi untuk membayar utang.

“Jadi kejadian sebenarnya adalah Ibu Erdina Sihombing memotong jarinya sendiri dengan parang agar meyakinkan penyidik bahwa dia memang di begal tegas Kapolda Sumut. 

Dalam kesempatan itu, Martuani juga menyampaikan bahwa status Erdina kini telah menjadi tersangka atas kasus laporan palsu. 

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved