Mahasiswa di Ambon Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Konsumsi Miras dan Unggah Status di Media Sosial

Sebelum melakukan aksinya, korban berinisial ARS (21) itu lebih dulu mengkonsumsi minuman keras bersama tiga teman indekos.

Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Evakuasi mahasiswa bunuh diri di indekos 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Mahasiswa Universitas Pattimura, Ambon, bunuh diri lantaran persoalan asmara.

Sebelum mengakhiri hidup, korban sempat mengunggah status berisi rencana aksi nekatnya di media sosial.

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy menyatakan, peristiwa terjadi di kosan korban, di kawasan Rumah Tiga, Kota Ambon pada Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 21.13 WIT.

Sebelum melakukan aksinya, korban berinisial ARS (21) itu lebih dulu mengkonsumsi minuman keras bersama tiga teman indekos.

"Dia sempat menceritakan masalah asmara yang tengah dialaminya kepada mereka," ungkap Kaisupy.

Cekcok dengan Istri, Pria di Pekalongan Bunuh Diri Ceburkan Diri ke Sungai, Jasadnya Terseret 4 Km

Bahkan sebelum bunuh diri, korban juga mengunggah status berisi rencana aksi nekatnya di WhatApp.

"Mm, PP Basudara jgn mra bt kasi tinggal kamong bukang berarti bt sng bisa, tapi beta sng sanggup dan hidup ini lai talalu saki," kata Kaisupy menirukan isi pesan korban.

Lanjutnya, saat ditemukan, ARS tewas dengan seutas tali rafia terlilit di lehernya.

Jenazah langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Tantui.

Jenazah WNI ABK Dilarung di Laut, Pihak Keluarga Hanya Diberi Surat Duka Berbahasa China

"Polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya.

Kedua orang tua korban pun telah ikhlas menerima kematian anaknya dan telah membuat Surat Pernyataan Penolakan Autopsi. (*)

*Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved