Virus Corona di Ambon

Hasil Rapid Tes Reaktif Covid-19, Warga Maluku Tengah Rupanya Masuk Kategori 'Orang Tanpa Gejala'

Seorang pelaku perjalanan asal Pulau Ay, Kecamatan Banda, Maluku Tengah dikembalikan ke keluarga untuk menjalankan isolasi mandiri di rumah.

Freepik
Ilustrasi flu 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Seorang pelaku perjalanan asal Pulau Ay, Kecamatan Banda, Maluku Tengah dikembalikan ke keluarga untuk menjalankan isolasi mandiri di rumah.

Hal ini setelah menjalani tiga kali tahapan Rapid Diagnostic Test (RDT) dan menunjukkan reaktif covid-19.

Hasil RDT pertama menunjukan negatif, namun pada test kedua dan ketiga hasil pasien berinisial MA itu menunjukkan reaktif.

Menurut Camat Kecamatan Banda, Abdul Kadir kepada Tribunambon.com menerangkan riwayat perjalanan MA.

Dia menerangkan MA merupakan santri di Pondok Pesantren Temboro Magetan itu pulang ke Maluku menggunakan moda transportasi udara.

Begitu tiba di Ambon, kemudian melanjutkan perjalanannya ke Pulau Banda dan tiba pada tanggal 20 April.

"Begitu tiba di Banda langsung yang bersangkutan diisolasi di Istana Mini. Setelah 10 hari kami lakukan rapid test, awalnya negatif tapi pas dites lagi yang kedua dan ketiga kalinya hasilnya positif," Terang Abdul kepada Tribunambon.com saat dikonfirmasi melalui saluran telpon.

Meski hasilnya positif, lanjut dia, MA tidak menunjukkan adanya gejala-gejala covid-19.

Dia disebut sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).

Halaman
123
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved