Virus Corona di Ambon
BREAKING NEWS: Kota Ambon Berstatus Zona Merah Covid-19, Pemda Segera Usulkan PSBB
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Maluku, Kasrul Selang mengumumkan Ambon berstatus zona merah.
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea
TRIBUNAMBON.COM - Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Maluku, Kasrul Selang mengumumkan Ambon berstatus zona merah.
Hal ini diungkapkan Kasrul saat melakukan jumpa pers di gedung Gubernur Provinsi Maluku, Senin (27/04/2020).
Menindaklanjuti pernyataan ini, Tribunambon.com mengkonfirmasikan secara terpisah melalui pesan WhatsApp.
Ketika ditanya apakah ada indikator tertentu hingga Ambon dinyatakan sebagai zona merah.
Kasrul menjawab bukan pihaknya yang menetapkan sistim zonasi ini melaikan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.
"Sistem zonasi ini ditetapkan oleh Kemenkes," begitu isi pesan singkat Kasrul yang dikirim ke Tribunambon melalui WhatsApp.
Dengan demikian Kota Ambon kini masuk dalam daftar 124 Kabupaten/Kota di Indonesia yang berstatus zona merah covid-19.
Di mana data terbaru menunjukkan terdapat 8 pasien positif covid-19, dan ada sebanyak 7 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta 35 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Ambon.
Sementara itu, Maluku Tengah, Buru, Buru Selatan dan Seram Bagian Barat masuk dalam kategori zona kuning.
Serta 6 Kabupaten/Kota lainnya masuk dalam kategori zona hijau.
Lebih jauh Kasrul menjelaskan, dengan adanya zona merah tersebut, langkah yang diambil oleh Pemerintah Daerah yaitu mengusulkan agar segera diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Ambon.
Usulan ini telah dibicarakan dengan Pemerintah Kota dalam rapat koordinasi, Senin sian (27/04/2020).
"Tadi sudah bahas dengan Pemkot untuk mau diusulkan Ambon PSBB," Jelas Kasrul melalui pesan WhatsApp kepada Tribunambon.com.
Pasien Positif Covid-19 Bertambah Menjadi 22
• Di Tengah Pandemi Covid-19 serta Ramadan, Harga Cabai di Pasar Kota Ambon Terus Meroket
Kasus Corona Virus Disease (covid-19) di Maluku mencapai 22 kasus.
Sebanyak 11 pasien telah dinyatakan sembuh dan 11 lainnya masih diisolasi dan dalam perawatan.
Hal ini diumumkan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang saat melakukan jumpa pers di gedung Gubernur, Senin (27/04/2020).
Berdasarkan data terbaru hingga hari ini (27/4/2020) pukul 12.00 WIT menunjukan adanya penambahan jumlah dua pasien positif.
Kasrul menyebutkan kedua pasien ini merupakan hasil penelusuran kontak terhadap pasien 15.
"Pasien kasus 21 ini merupakan pengembangan atau contact tracing dari kasus 15, begitu juga kasus 22," Kata Kasul.
Lebih jauh dia menjelaskan pasien 15 yang merupakan orang Ambon ini telah melakukan perjalanan ke daerah terpapar virus corona atau zona merah.
Usai melakukan perjalanan kemudian kembali ke Ambon pasien berinisial HB ini tidak melakukan karantina mandiri di rumah, melainkan melakukan aktivitas di luar rumah seperti biasanya.
Dia menambahkan dari hasil penelusuran kontak menunjukan beberapa orang telah dilakukan pengecekan kesehatann, dan sejauh ini dua yang telah terkonfirmasi positif.
"Mungkin karena dia merasa sehat," Imbuh Kasrul.

Kasrul menyayangkan kejadian ini, pasalnya pelaku perjalanan belum sepenuhnya mengindahkan imbauan-imbauan pemerintah.
Terutama kesadaran untuk melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing jika baru kembali dari zona merah covid-19.
Terlebih lagi, lanjut dia, pelaku perjalanan yang merupakan orang asli Ambon.
Ini akan sangat gampang tertular ke masyarakat lainnya karena sudah ada transmisi lokal.
• Ternyata Santan Tak Dapat Dimasak Sembarangan Lantaran Berbahaya Bagi Tubuh, Begini Cara yang Benar
• Begini Tips Agar saat Puasa Tak Mudah Haus, Termasuk Hindari Minuman Kafein
• Ravio Patra Ngaku WhatsAppnya Diretas, Polri akan Gandeng Facebook untuk Selidiki Kebenarannya
Sementara tu, rincian kasus covid-19 di Maluku, sebanyak 11 pasien positif, 19 PDP dan 69 ODP.
Adapun jumlah ini tersebar di Kabupaten/Kota di Maluku; di Ambon sebanyak 8 positif covid-19, 7 PDP dan 35 ODP.
Sedangkan di Buru Selatan terdapat 1 pasien positif, 17 ODP, Maluku Tengah 1 positif dan 9 PDP, masing-masing terdapat 1 pasien positif di Buru dan Buru Selatan.
Sementara itu, Seram Bagian Barat terdapat 1 positif, 1 PDP dan 1 ODP, 9 ODP di Kepulauan Tanimbar, 1 ODP di Malra, 1 ODP di Tual dan 4 ODP di Aru.
(*)