Di Tengah Pandemi Covid-19 serta Ramadan, Harga Cabai di Pasar Kota Ambon Terus Meroket
Harga Cabai dan bawang di Pasar Mardika Kota Ambon terus mengalami kenaikan sejak sebulan terakhir.
TRIBUNAMBON.COM - Harga Cabai dan bawang di Pasar Mardika Kota Ambon terus mengalami kenaikan sejak sebulan terakhir.
Hal tersebut terjadi di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19) dan bulan puasa 1441 Hijiriah.
Yani pedagang cabai di Pasar Tradisional Mardika Kota Ambon mengatakan, sejak sebulan terakhir harga cabai rawit tembus angka Rp 80 Ribu perkilonya dari harga normalnya Rp 20 Ribu sampai Rp 30 Ribu perkilonya.
Bukan hanya cabai rawit, cabai keriting di Pasar Mardika juga menujukan trand kenaikan sejak seminggu terakhir yakni dijual dengan kisaran harga Rp 45 Ribu sampai Rp 50 Ribu perkilonya.
Dari harga sebelumnya hanya Rp 20 Ribu sampai Rp 25 Ribu perkilonya.
Yani mengatakan hal yang sama juga terjadi pada bawang putih dan bawang merah yang mengalami lonjakan harga.
Di mana biasanya bawang putih dan bawang merah di bandrol pedagang dengan harga Rp 30 Ribu sampai Rp 35 Ribu per kilogramnya kini harga bawang putih dijual pedagang dengan kisaran harga Rp 45 sampai Rp 50 Ribu per kilogramnya.

"Bawang juga naik sejak sebulan terakhir biasanya Rp 30 Ribu sampai Rp 35 Ribu perkilonya sekarang jadi Rp 45 Ribu sampai Rp 50 Ribu per kilogramnya," terangnya
Dirinya mengaku tidak mengetahui penyebab pasti kenaikan ini terjadi namun dia menduga kenaikan harga sejumlah barang di Pasar Mardika merupakan imbas penyebaran virus corona.
"Tidak tahu pasti juga penyebabnya namun kemungkinan besar imbas dari corona, pasalnya sekarang Pemerintah batasi akses pelayaran mungkin karena hal ini distribusi makin kurang dan harga terus naik", ungkapnya.
Ia mengungkapkan, meski mengalami kenaikan namun penjualan cabai tetap stabil lantaran banyak masyarakat yang tidak ragu membeli cabai meski harga melambung untuk memenuhi kebutuhan masak, apalagi dibulan puasa saat ini.
"Meski mahal namun tidak mengurangi daya beli masyarakat, apalagi ini bulan puasa tetap laku saja jualanya", ungkapnya.
Sementara itu Susanti warga Kota Ambon yang sedang berbelanja di pasar Mardika mengaku mulai merasakan imbas dari tingginya harga cabai dan bawang saat ini. Dirinya terpaksa harus memangkas jumlah bawang dan cabai yang di belinya.
"Harga sudah sangat mahal, saya terpaksa harus pangkas jumlah pembelian bawang dan cabai, biasanya langsung sekilo sekarang setengah kilo aja belinya", tuturnya.
Dia sama sekalih tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga bawang dan cabai ini namun dia menduga imbas dari wabah corona.
"tanya pedagang mereka tidak tahu juga kenapa naik, mungkin karena penyebaran virus corona di Maluku", ungkapnya.
Meski demikian susanti tetap berharap agar penyebaran wabah corona ini dapat segera usai dan seluruh aktifitas dapat kembali normal.
"Saya harap corona cepat selesai agar seluruh aktifitas dapat kembali normal," harapnya.
(*)