Virus Corona di Ambon

Sejumlah Angkot Ditilang di Ambon, Lantaran Tak Patuhi Surat Edaran Tentang Pembatasan Penumpang

Dinas Perhubungan Kota Ambon menindak tegas sejumlah Angkot yang tidak patuhi surat edaran Pemeritah tentang pembatasan penumpang.

(Kontributor TribunAmbon.com, Helmy)
petugas Dishub Kota Ambon Pantau jumlah penumpang pada angkot yang melintas 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Helmy

TRIBUNAMBON.COM - Dinas Perhubungan Kota Ambon menindak tegas sejumlah angkot yang tidak patuhi surat edaran Pemeritah Kota Ambon tentang pembatasan penumpang pada transportasi umum.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon Robby Sapulette saat ditemui Tribunambon.com di Balai Kota Kamis,(9/4/20).

Menurutnya, Dinas Perhubungan Kota Ambon mengandeng TNI/POLRI senantiasa melakukan patroli di sejumlah ruas jalan Kota Ambon.

Yakni untuk memastikan seluruh angkutan Kota menjalankan aturan dalam surat edaran Pemkot Ambon terkait pembatasan penumpang di transpotrasi umum.

Sapulette mengaku dalam patroli yang dilakukan masih mendapatkan sejumlah angkot yang memuat penumpang lebih dari ketentuan yang ada dan langsung diberikan sanksi tegas yakni penilangan.

"Dalam patroli itu sedikitnya ada tuju angkot yang kedapatan memuat penumpang lebih dari ketentuan yang ada dalam surat edaran itu, yakni hanya enam penumpang sekali jalan. Kita langsung melakukan penilangan untuk memberikan efek jerah bagi para sopir angkot yang masih membandel", tegasnya.

Angkot jurusan Mardika Talake sedang menunggu Penumpang di terminal Mardika
Angkot jurusan Mardika Talake sedang menunggu Penumpang di terminal Mardika ((Kontributor TribunAmbon.com, Helmy))

Menurutnya walaupun petugas selalu berpatroli untuk melakukan penertiban, namun jika tidak ada kesadaran dari masyarakat sendiri maka pelanggaran seperti ini akan terus terjadi.

Untuk itu Sapulette penghimbau kepada seluruh warga Kota Ambon yang selalu menggunakan jasa transportasi umum dalam berpergian jangan naik angkot yang sudah lebih dari enam penumpang dan bersabar menunggu angkot lainya yang penumpangnnya belum mencapai enam orang.

"Kalo masyarakat sudah lihat angkot lebih dari enam penumpang jangan paksakan untuk naik lagi, tunggulah angkot lainnya yang jumlah penumpang masih dibawah enam orang."

Halaman
12
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved