Virus Corona

Update Virus Corona Ambon: Omset Pedagang Pasar Mardika dan Pengemudi Angkot Anjlok

Adanya satu orang positif corona (Covid-19), kini Ambon Ditetapkan tanggap darurat Non Bencana Alam

Kontributor TribunAmbon.com, Helmy
Antrian angkot di terminal Mardika.(Kontributor TribunAmbon.com, Helmy) 

Dirinya mengaku pasrah dengan keadaan yang ada dan hanya bisa berharap virus corona dapat segera diatasi dan penjualan di lapaknya kembali normal lagi.

"Saya cuman bisa pasrah dan berharap virus ini dapat segera ditangani agar penjalan dapat kembali normal lagi," terangnya.

Sementara itu hal yang sama juga terjadi pada angkutan kota (Angkot) di mana akibat sepi penumpang omset pendapatan mereka juga turun drastis.

Isak gabriel pengemudi angkot trayek Batugaja Mardika mengaku sejak minggu kemarin sudah mulai merasakan sepinya penumpang. 

Hal ini berimbas pada omset pendapatannya perhari yang kini turun drastis.

Menurutnya pada hari biasa dirinya mengaku bisa mendapatkan Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu perhari, kini hanya mendapatkan Rp 250 ribu perharinya.

"Sehari bisa dapat Rp 400 ribu Sampai Rp 500 ribu perhari, kini hanya Rp 250 ribu perhari," pungkasnya

Menurunya turunnya penumpang yang menggunakan jasa angkotan kota ini lantaran kebanyakan warga yang memilih untuk berdiam diri di rumah dari pada beraktifitas di luar rumah sesuai arahan dari pemerintah daerah.

"Kan sudah ada himbauan dari pemerintah, bagi yang tidak memiliki keperluan yang penting maka sebaiknya tinggal di rumah saja. Mungkin karena itu penumpang kini sepi," ungkapnya.

Dirinya hanya berharap kebijakan yang di ambil pemerintah nantinya dapat juga berpihak kepada para pengemudi angkot.

"Saya harap kebijakan apapun yang nantinya di keluarkan Pemerintah semoga dapat berpihak kepada kita," tutupnya. 

(*) 

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved