Virus Corona

Mulai Besok Pembatasan Jumlah Penumpang Berlaku di Ambon, Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Wali Kota Ambon telah memerintahkan pembatasan jumlah penumpang kendaraan umum.

Mulai Besok Pembatasan Jumlah Penumpang Berlaku di Ambon, Antisipasi Penyebaran Virus Corona
Kontributor TribunAmbon.com / Fandy
Menunggu penumpang di Pangkalan Speed Biar Mardika. (Kontributor TribunAmbon.com, Fandy) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Wali Kota Ambon telah memerintahkan pembatasan jumlah penumpang angkutan kota dan jasa penyeberangan speed boat di wilayah Kota Ambon, per hari ini (23/3/20).

Namun hingga kini aktifitas muat penumpang masih normal, belum terjadi pembatasan.

Dari pantauan Tribunambon.com di Terminal Mardika, Senin pagi, tampak belum ada pembatasan jumlah penumpang seperti yang di perintahkan Wali Kota, Richard Louhenapessy, Minggu sore (22/3/2020).

Satu unit angkot masih memuat 11 penumpang dengan rincian 1 penumpang di kursi depan dan 10 penumpang di kursi belakang.

Antrian angkot di terminal Mardika.(Kontributor TribunAmbon.com, Helmy)
Antrian angkot di terminal Mardika.(Kontributor TribunAmbon.com, Helmy) (Kontributor TribunAmbon.com, Helmy)

"Belum tau, belum dilakukan sosialisasi dari dinas perhubungan. Petugas Dishub juga belum berjaga," ungkap Usman Tamher, salah satu sopir angkot jurusan IAIN.

Italia Relakan Pasien COVID-19 Berusia di Atas 60 Tahun Meninggal, Ventilator Terbatas

Kampanyekan Social Distancing, Wamenhan: Sekarang Bertahan di Rumah Itu Bela Negara

Pemerintah akan Beri Insentif untuk Tenaga Medis yang Tangani Pasien COVID-19, Ini Besarannya

Lanjutnya, dia setuju saja dengan kebijakan pemerintah.

Namun menurutnya, pembatasan jangan sampai turun separuh dari jumlah awal, karena akan mengurangi pendapatan.

Sementara itu, pengemudi speed boad jurusan Mardika - Kota Jawa mengaku, mulai memberlakukan pembatasan penumpang Selasa besok (24/3/2020).

"Barusan dilakukan sosialisasi, sehingga baru besok kami berlakukan. Paling kurangi dua penumpang dari 10 menjadi 8 penumpang saja," terang Angki.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon yang dikonfirmasi TribunAmbon melalui pesan singkat belum memberikan jawaban. 

(*) 

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved