Virus Corona

Update Corona Maluku: ODP Corona di Pulau Buru Melonjak jadi 10 Orang

Status orang dalam pantauan (ODP) di Kabupaten Buru, Maluku, melonjak secara signifikan menjadi 10 orang.

Update Corona Maluku: ODP Corona di Pulau Buru Melonjak jadi 10 Orang
Kontributor TribunAmbon.com, Insany
Pemeriksaan kesehatan di Pulau Buru. (Kontributor TribunAmbon.com, Insany) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Insany 

TRIBUNAMBON.COM - Status orang dalam pantauan (ODP) di Kabupaten Buru, Maluku, melonjak secara signifikan menjadi 10 orang.

Semua dalam pantauan tim satgas setempat. 

Akumulasi banyaknya ODP ini dipastikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Meikyal Pontoh saat menyampaikan informasi terkini terkait perkembangan covid-19 di Kantor Gubernur Maluku, Sabtu (21/03/2020).

"Rincian terbanyak saat ini adalah Kabupaten Buru, yang mencapai 10 ODP,’’ sebut Pontoh. 

Sebelumnya, ODP yang terdeteksi adalah seorang warga Kabupaten Buru yang baru pulang dari umrah dan langsung dicek kesehatannya dan saat ini dalam pantauan. 

Banyaknya ODP ini dipastikan hasil dari pemeriksaan intensif di berbagai pintu masuk ke Pulau Buru.

Baik melalui jalur darat, laut maupun udara. 

Pandemi covid-19
Pandemi covid-19 (freepik)

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru Nani Rahim menegaskan meski ada peningkatan ODP dari satu menjadi 10 ODP namun hingga kini dipastikan belum ada yang positif.

Tak Kantongi Surat Sehat, Empat Wisatawan Asing Ditolak Kunjungi Pulau Banda Maluku Tengah

Tegaskan Klorokuin Obat Penyembuh Corona bukan Pencegah, Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Perlu Beli

BREAKING NEWS: Jumlah Pasien Positif Corona Bertambah Jadi 450 Orang, 38 Meninggal Dunia

"Saat ini Pulau Buru masih steril dan masih negative Covid-19,’’ tegas Nani. 

Hingga kini, ke-10 ODP ini masih dalam pantauan tim kesehatan.

Sementara itu menurut Kadis Kesehatan dr. Meikyal Pontoh, sebelumnya terdapat ODP di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).

Dan kini lanjutnya dalam kondisi sehat sehingga statusnya sebagai ODP dihilangkan. 

Dengan demikian di kabupaten termuda di Maluku itu tidak ada lagi status ODP. (*) 

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved