Melawan Polisi saat Ditangkap, Pelaku Utama Jambret di Ambon Dihadiahi Timah Panas

Pelaku utama komplotan jambret akhirnya di bekuk Tim Buser Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease di kawasan BTN Passo Indah.

Melawan Polisi saat Ditangkap, Pelaku Utama Jambret di Ambon Dihadiahi Timah Panas
Kontributor TribunAmbon.com / Fandy)
Para Pelaku Saat Gelar Kasus di Mapolresta Pulau Ambon & P.P. Lease 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy 

TRIBUNAMBON.COM - Pelaku utama komplotan jambret akhirnya di bekuk Tim Buser Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease di kawasan BTN Passo Indah.

Pelaku berinisial BP terpaksa dihadiahi timah panas di bagian kaki lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap.

“Pelaku utamanya paling terakhir ditangkap, Saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang, di Mapolresta, Jumat siang (20/3/20).

Lanjutnya dijelaskan, BP diketahui sebagai otak dari aksi begal setelah mendapat keterangan 4 anggotanya yang lebih dulu tertangkap pekan kemarin.

Lantas polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil menciduk pelaku di rumah keluarganya di kawasan BTN Passo Indah.

Para Pelaku Saat Gelar Kasus di Mapolresta Pulau Ambon & P.P. Lease.
Para Pelaku Saat Gelar Kasus di Mapolresta Pulau Ambon & P.P. Lease. ((Kontributor TribunAmbon.com / Fandy))

Dari penangkapan BP, dua pelaku penadah barang hasil begal juga ditangkap yakni pelaku JU dan HO.

Sebelumnya tiga orang penadah juga telah ditangkap, yakni VS, CM dan RH.

Sementara empat pelaku jambret lainya yakni YL, LK dan AMP.

Barang bukti yang diamankan yakni sejumlah HP, laptop serta kendaraan yang digunakan saat melakukan aksinya. 

Komplotan ini telah beraksi di 33 titik di pulau Ambon.

Di antaranya di kawasan Jembatan Merah Putih, Latta, Passo, Karang Panjang, Poka hingga kawasan jalan Rumah Tiga.

Dalam aksinya, mereka tidak segan menggunakan kekerasan.

Saat ini mereka tengah ditahan di Rutan Polresta hingga berkas perkara siap diajukan.

Para pelaku sendiri terancam Pasal 363 dan 480 KUHP dengan ancaman hingga 7 tahun penjara. (*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved