Breaking News:

Bulog Pastikan Stok Beras Maluku Tetap Aman Jelang Puasa, 12 Ribu Ton Beras Tersedia

Stok yang ada diperkirakan ketersediaanya masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku dan Maluku utara hingga Agustus atau September mendatang.

Kontributor TribunAmbon.com/Helmy
Stok beras di Pasar Mardika Ambon 

Laporan Kontributor Tribun Ambon.com, Helmy

TRIBUNAMBON.COM - Perum Bulog Divre Maluku dan Maluku Utara memastikan stok beras di Provinsi Maluku masih aman hingga bulan puasa mendatang.

Kepala Perum Bulog Divre Maluku Dan Maluku Utara, Asmal mengatakan, hingga saat ini stok beras di Bulog masih dalam katagori aman.

Yakni pada angka 12 ribu ton beras baik di Provinsi Maluku maupun Maluku utara.

Berbagai Upaya Pemkab Buru Maluku & Aparat Cegah Covid-19 Melalui Jalur Laut dan Udara

Menurutnya dengan stok yang ada diperkirakan ketersediaanya masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku dan Maluku utara hingga Agustus atau September mendatang.

Ditanya soal stok di Kota Ambon, Asmal mengaku stok beras untuk Kota Ambon sebanyak 6 ribu ton, dan disebutnya masih bisa bertahan hingga Agustus mendatang.

Stok beras di Perum Bulog disebut tersedia untuk bulan Puasa Ramadan 2020
Stok beras di Perum Bulog disebut tersedia untuk bulan Puasa Ramadan 2020 (Kontributor TribunAmbon.com/Helmy)

"Kebutuhan beras di Provinsi Maluku Maupun Maluku Utara masih dalam katagori aman hingga Agustus atau September mendatang dengan stok yang ada sebanyak 12 ribu ton beras". tegasnya kepada Tribun Ambon.com Jumat (20/3/2020) di ruang kerjanya.

Selain itu Asmal mengaku pada bulan April mendatang Provinsi Maluku masuk pada musim panen.

Sehingga dipastikan stok beras tidak akan berkurang dalam lima hingga enam bulan kedepan.

Cegah Corona, Disdukcapil Ambon Tiadakan Perekaman E-KTP di Tingkat Kecamatan

"April nanti kita akan masuk pada musim, ada petani beras di Pulau Buru yang pasti akan menyalurkan beras kepasaran, sehingga dipastikan stok beras tetap aman", uangkap dia.

Masyarakat Jangan Panik

Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat tetap tenang dan tak terpengaruh isu yang beredar dan tidak melakukan pembelian beras secara besar-besaran, lantaran stok beras masih aman hingga 5 sampai 6 bulan ke depan.

"Kita tahu di kondisi saat ini banyak masyarakar termakan isu soal Korona sehinga membuat sebagian masyarakat melakukan pembelian beras dalam jumlah yang banyak. Jadi saya himbau masyarakat tetap tenang karena stok beras di Bulog sendiri masih cukup aman", tegasnya.

Sementara itu, Dian salah satu pedagang beras di pasar Mardika mengaku harga beras di Kota Ambon Masih terbilang stabil dimana harga enceran masih berkisar Rp.12 ribu sampai Rp 15 ribu per kg.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved