Nelayan Desa Kamal Hilang Saat Melaut, Tim SAR Bersama Warga Lakukan Pencarian

Seorang nelayan warga desa Kamal, Kabupaten Seram Bagian Barat hilang saat melaut di perairan sejak Selasa Sore (10/3/20) sekitar pukul 18.00 Wit.

Nelayan Desa Kamal Hilang Saat Melaut, Tim SAR Bersama Warga Lakukan Pencarian
(Kontributor TribunAmbon.com/Fandy)
Tim Sar serta warga saat mencari keberadaan nelayan yang hilang di Seram Bagian Barat. Kamis (12/3/2020) . (Kontributor TribunAmbon.com/Fandy) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com/Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Seorang nelayan warga desa Kamal, Kabupaten Seram Bagian Barat hilang saat melaut di perairan sejak Selasa Sore  (10/3/20) sekitar pukul 18.00 Wit.

Tim SAR gabungan beserta warga setempat terus melakukan pencarian korban.

Pejabat Desa Kamal, Benjamin Touwely saat dihubungi TribunAmbon menjelaskan, korban atas nama Ibrahim Polanunu, dia dilaporkan hilang setelah perahu miliknya ditemukan warga tengah mengapung  diperairan desa Kamal pada Rabu malam, sekitar pukul 21.00 Wit.

“Perahunya ditemukan, namun pemiliknya sudah tidak ada. Sementara di dalam perahu ada HP dan perlengkapan melaut,” ungkapnya.

Lanjutnya, warga lantas menelepon keluarganya dan kemudian dilaporkan ke Pemerintah Desa untuk bersama melakukan pencarian.

Sementara itu, kepala Basarnas Ambon, Muslimin menyatakan, kamis pagi (12/3/20) pihaknya menerima laporan orang hilang.

Tim Sar serta warga saat mencari keberadaan nelayan yang hilang di Seram Bagian Barat. Kamis (12/3/2020) . (Kontributor TribunAmbon.com/Fandy)
Tim Sar serta warga saat mencari keberadaan nelayan yang hilang di Seram Bagian Barat. Kamis (12/3/2020) . (Kontributor TribunAmbon.com/Fandy) ((Kontributor TribunAmbon.com/Fandy))

Dari laporan tersebut tim langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian di kawasan perairan yang diduga terjadi kecelakaan.

“Petugas kami telah bergerak ke TKP menggunakan RIB, pencarian juga melibatkan Potensi SAR lainnya,” ungkapnya.

Hingga saat ini pencarian masih dilakukan, dibantu juga oleh warga setempat.

Dan hingga kini belum ditemukan adanya tanda keberadaan korban. Pencarian akan terus dilakukan hingga 7 hari Operasi SAR.

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved