Kebakaran Pasar Desa Hitu, 14 Kios Ludes, Polisi Selidiki Penyebab

Kebakaran hebat terjadi dikawasan Pasar Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah Jumat pagi (06/3/20) sekitar pukul 04.30 Wit.

Kebakaran Pasar Desa Hitu, 14 Kios Ludes, Polisi Selidiki Penyebab
Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Kebakaran kios di kawasan Pasar Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah Jumat (6/3/2020) pagi 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM  Kebakaran hebat terjadi dikawasan Pasar Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah Jumat  (6/3/2020)  pagi.

Sebanyak 14 unit kios di area tersebut ludes dilalap Si Jago Merah.

Sementara itu, dua warga dilarikan ke rumah sakit.

Kebakaran di Pasar Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah Jumat (6/2/2020) pagi.
Kebakaran di Pasar Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah Jumat (6/2/2020) pagi. (Kontributor TribunAmbon.com/Fandy)

Mereka yakni Jafar Ruhunussa dan Abdurahman Waulath dilarikan ke rumah sakit Oto Quick di kawasan Passo lantaran mengalami luka bakar.

Depresi Diputus Pacar, Mahasiswa di Ambon Gantung Diri di Indekos, Meninggal dalam Perjalanan ke RS

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulai Lease, Iptu Julkisno Kaisupy, menyatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 Wit.

Lanjutnya, sumber diduga berasal  dari salah satu kios yang diketahui milik Sahud Johan.

“Para saksi sempat mencoba memadamkan api, namun mereka kewalahan karena api cepat merembet dan membesar," jelas kaisupy.

"Warga yang datang membantu dengan menggunakan peralatan seadanya pun kesulitan karena angin yang cukup kencang. Kobaran api terus membesar dan merembet ke kios lainnya”, katanya.

Api kemudian baru dapat dipadamkan satu jam setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran pemerintah kota Ambon tiba dilokasi kejadian.

“Damkar yang dikawal satu regu PRC tiba pukul 07.00 Wit untuk melakukan pemadaman dan api berhasil dipadamakan pada Pukul 08:00 Wit,” ungkapnya..

Hingga kini, belum diketahui penyebab kebakaran.

Polisi pun masih melakukan penyelidikan.

Sementara itu, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (*)

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved