Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona

4 WNI di Kapal Diamond Princess Positif Corona, Kondisi saat Ini Stabil

Menurut Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Eko Junior para WNI awak kapal ini sangat kooperatif menjalani proses karantina.

Tribunnews.com/ Richard Susilo
Kapal Pesiar Diamond Princess 

TRIBUNAMBON.COM - Empat Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru kapal Diamond Princess, positif terinfeksi virus corona dan kini tengah menjalani perawatan.

Sebelumnya diberitakan, pihak Kementerian Luar Negeri telah mengonfirmasi pertambahan WNI yang terjangkit COVID-19 ini.

"Kami mendapat informasi, ada confirm empat warga negara kita yang terinfeksi corona di Diamond Princess," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020), dikutip dari Kompas.com.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha (kacamata) yang ditemui di kawasan Blok M space, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020).
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha (kacamata) yang ditemui di kawasan Blok M space, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020). (Rina Ayu/Tribunnews.com)

Keempat WNI itu kini sedang dirawat di dua rumah sakit berbeda.

Rumah sakitnya sendiri berlokasi di Kota Chiba dan Tokyo, Jepang.

Menurut Judha, berdasarkan pantauan di sana kondisi keempat WNI itu stabil.

Sebelumnya, masa karatina di kapal Diamond Princess berakhir pada Rabu.

Tercatat sebanyak 542 pasien positif corona, termasuk diantaranya 4 WNI kru kapal.

WNI Patuhi Aturan Karantina Virus Corona

Menurut Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Eko Junior, para WNI awak kapal ini sangat kooperatif menjalani proses karantina.

"Sejak awal mereka ditanya, mereka mengerti sekali tujuannya karantina," ujar Eko dilansir Kompas TV pada Selasa (18/2/2020).

Para WNI ini tidak ingin orang lain sampai tertular, apalagi ke keluarganya.

"Mereka juga tidak mau menularkan ke orang lain, termasuk keluarga mereka," imbuhnya.

Disinggung tentang rencana pemulangan, Eko menilai khsusus untuk WNI awak kapal ini memerlukan proses yang lebih kompleks.

Lantaran, pekerjaan mereka memang di atas kapal dan mereka terikat pada perusahaan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved