Breaking News:

25 Hewan Peliharaan Dilempar dari Gedung Tinggi di Hong Kong, Diduga Pemilik Takut Tertular Corona

Penduduk di Hong Kong kini mulai membuang hewan peliharaan kesayangannya dari apartemen, diduga takut tertular virus corona.

Editor: Fitriana Andriyani
Kolase AsiaWire via The Sun/South China Morning Post
Penduduk di Hong Kong kini mulai membuang hewan peliharaan kesayangannya dari apartemen, diduga takut tertular virus corona. 

Di foto lain, dua ekor kucing juga mengalami hal serupa.

Sementara itu, dalam foto yang diambil dari atas, tiga lingkaran merah menandai tiga buah hewan peliharaan yang juga mengalami hal sama.

Hewan-hewan tersebut berlumuran darah dan tergeletak di jalanan.

Dalam keterangan unggahan, akun tersebut menyebut bahwa pemilik hewan peliharaan di China membunuh anjing dan kucing tersebut.

Mereka dilempar dari jendela apartemennya.

Hal ini dilakukan menyusul adanya ketakutan terhadap wabah coronavirus yang disebut-sebut bisa menular lewat hewan.

"So Chinese pet owners are killing their cats and dogs by throwing them out of the window, in fear of their pets spreading the coronavirus," tulis akun tersebut.

(Jadi pemilik hewan di China membunuh kucing dan anjing dengan melemparkannya keluar jendela, karena mereka takut hewan peliharaan itu akan menularkan virus corona)

Mengutip dari The Sun, seekor anjing ditemukan tewas setelah diduga dilemparkan dari satu blok flat di Kota Tianjin, Provinsi Hebei/Hubei.

 

Anjing mati setelah dilempar oleh pemilknya
Anjing mati setelah dilempar oleh pemilknya yang takut wabah virus corona.

Provinsi Hubei tepatnya di kota Wuhan diduga kuat menjadi sumber wabah virus corona.

Media setempat menyebut, anjing tersebut dilempar dari atas blok pada pukul 4 pagi.

Anjing malang itu lalu menabrak atap mobil sebelum akhirnya tewas di tanah.

Suara anjing yang mengenai mobil bahkan membangunkan penduduk setempat yang tertidur.

Mereka mendengar suara layaknya ledakan ban.

Penduduk sekitar kemudian menemukan hewan malang tersebut terbaring mati di atas tanah.

Sementara itu, lima kucing disebut juga dilemparkan hingga mati di Shanghai.

Kucing-kucing yang dilempar pemiliknya akibat panik wabah virus corona
Kucing-kucing yang dilempar pemiliknya akibat panik wabah virus corona (AsiaWire via The Sun)

Aksi keji tersebut ternyata dipicu pernyataan dari seorang dokter bernama Li Lanjuan.

"Jika hewan peliharaan bersentuhan dengan pasien yang dicurigai, mereka harus dikarantina," kata Dr Li Lanjuan di sebuah stasiun TV pemerintah China.

Namun, pernyataan Dr Li justru disalah artikan oleh media lokal dengan menyebut bahwa kucing dan ajing dapat menyebarkan virus corona.

Rumor tersebut beredar dengan luas setelah Zhibo China mengunggahnya di platform sosial media Weibo.

Untuk mencegah rumor tersebut, China Global Television Network mengunggah pernyataan WHO.

"Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dapat tertular virus corona baru, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada hari Rabu."

Rumor tersebut membuat pemilik hewan mengalami kepanikan dengan bergegas membeli masker untuk anjingnya.

Mengutip dari sumber yang sama, pada Kamis (30/1/2020), penjual online di Beijing mengklaim bahwa dirinya menjual lebih banyak masker dari sebelumnya.

(Tribunnews.com/Miftah)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 25 Hewan Ini Dilempar dari Gedung Tinggi, Belasan Tewas, Pemilik Diduga Takut Tertular Virus Corona.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved